Katacyber.com | Meulaboh — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali melanjutkan peningkatan ruas jalan Planteu LB – Gunong Pulo, Kecamatan Arongan Lambalek.
Proyek ini mencakup penanganan sepanjang 200 meter, dengan pekerjaan pelebaran bahu masing-masing 1 meter di sisi kanan dan kiri serta pekerjaan talud pengamanan jalan guna mencegah longsor sekaligus menjaga struktur jalan yang stabil.
Kegiatan konstruksi ini merupakan bagian yang diupayakan pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam memperkuat serta mempersatukan konektivitas kewilayahan, khususnya dalam menghubungkan pusat gampong yang berada di kecamatan Arongan Lambalek khususnya kawasan Gunung Pulo dan Karang Hampa
Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Dr. Ir. Kurdi, S.T., M.T., M.H.,IPM, ASEAN.Eng, melalui Kabid Jalan dan Jembatan Beni Hardi kepada media ini, menjelaskan bahwa pembangunan jalan lanjutan ini bukan sekedar proyek infrastruktur biasa, melainkan bagian dari kebijakan jangka panjang.
Selain itu, proyek ini bertujuan untuk membuka daerah yang dinilai terisolir wilayahnya, sehingga kegiatan ini dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat daerah di terpencil.
“Pemerintah juga berkomitmen atas seluruh pembangunan jalan di semua wilayah, tidak pilih kasih atas segala bentuk perhatian kepada masyarakat khususnya dalam hal infrastruktur,” tegas Beni.
Dikatakannya, ruas jalan ini sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat, sekaligus sebagai jalur utama pengangkutan hasil produksi pertanian juga perkebunan dari kawasan Gunung Pulo dan Karang Hampa ke pusat kecamatan dan kabupaten.
Kemudian, kata Beni, ini juga dapat meningkatkan akses pelayanan pendidikan, kesehatan serta ekonomi lainnya, sehingga masyarakat dapat menempuh waktu dengan singkat.
Peningkatan jalan Peulanteu LB – Gunong Pulo diharapkan dapat memberikan lansung terhadap kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat, khusus pelaku usah kecil, petani di kawasan tersebut.
Diketahui sebelumnya, akses jalan ini sangat sulit dilalui warga, baik pejalan kaki maupun yang menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Melihat kondisi jalan yang berlubang dengan jalur yang relatif kecil.

Beni menambahkan, pembangunan talud sebagai bagian dari pekerjaan ini menjadi langkah penting untuk menjamin keamanan pengguna jalan. Dengan struktur dan kepadatan yang memadai, resiko kerusakan akibat erosi jika terkena air hujan dapat diminimalisir.
“Dinas PUPR Aceh Barat menekankan bahwa kegiatan konstruksi ini dilakukan dengan memperhatikan standar teknis dan prinsip keberlanjutan lingkungan. Kami juga melakukan pengawasan ketat guna memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi yang direncanakan ” tegasnya.
Beni menambahkan, program ini bagi dari melaksanakan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat. Selain itu ini bagian dari komitmen PUPR Aceh Barat dalam mendukung program nasional terkait peningkatan konektivitas kewilayahan di kawasan pedesaan.
Dengan infrastruktur jalan yang memadai, potensi sumberdaya lokal bisa di optimalkan termasuk dalam hal distribusi hasil pertanian, pangan, hasil perkebunan juga sumberdaya lainnya.
“Pemerintah ingin memastikan bahwa tidak ada wilayah yang terputus apalagi terisolir dikarenakan akses jalan yang rusak. Instruktur jalan merupakan tulang punggung pembangunan daerah, dan ini adalah bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menyatukan gampong-gampong yang terisolasi sehingga dapat terkoneksi, mandiri dan sejahtera,” jelasnya.
Masyarakat setempat sangat menyambut baik atas dilajutkannya pekerjaan ini, pihaknya berharap peningkatan dan pembangunan jalan dapat terus dilakukan hingga menjangkau seluruh pelosok yang masih membutuhkan akses jalan yang layak.
Beberapa warga berpesan agar pemerintah daerah terus meningkat pembangunan jalan, mereka juga berharap agar infrastruktur jalan ini menjadi prioritas dalam menghubungkan setiap gampong di seluruh kecamatan.

Sementara itu, paket pekerjaan jalan ini menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) sebesar Rp458.357.000, yang dilaksanakan oleh CV. Surya Belantara Indo Niaga.



























































Leave a Review