Berbulan-Bulan PDAM Agara Tak Peduli Keluhan Warga, Bupati Salim Fakhry Didesak Turun Tangan Beri Solusi Nyata

Katacyber.com ǀ Kutacane – Warga desa Gabungan Parsaoran Kecamatan Lawe Sigala-Gala, Aceh Tenggara untuk ketiga kalinya meminta petugas PDAM Aceh Tenggara untuk turun ke lokasi pipa bocor yang sudah tiga bulan tidak diperbaiki, Jumat (07/03/2025).

Sebelumnya, Ansikus Sihombing, salah satu warga setempat berkali-kali sudah melaporkan ke pihak terkait, namun tidak mendapat respons positif dari pihak PDAM Agara.

“Sudah berbulan-bulan kami mengalmi pipa bocor, air akibat pipa rusak mengalir membanji rumah warga dan ketidakjelasan cara kerja pihak PDAM di kampung kami. Kami tidak tahu lagi ingin melapor ke mana, sementara itu, yang mengaku petugas PDAM di desa kami, dia sudah dipecat oleh pihak PDAM.” kata Ansiskus.

Sementara itu, dia beserta warga yang terkena dampak pipa bocor dan korban ketidakjelasan pemasangan pipa dan meteran dari PDAM Agara,  mendesak Bupati Salim Fakhry agar turun tangan membenahi PDAM Aceh Tenggara, khusunya yang berada di Kecamatan Lawe Sigala-Gala.

“Kami mendesak kepada bapak bupati Aceh Tenggara, yaitu bapak Salim Fakhry untuk segera turun tangan memberikan kinerja seriusnya dalam hal perbaikan tata kelola PDAM di kampung kami, khususnya di Desa Parsaoran Kecamatan Lawe Sigala-Gala.” ujar Ansiskus.

Lanjutnya lagi, sudah ber bulan-bulan bocor pipa PDAM Agara namun tidak ada tindakan perbaikan yang serius,

“Ada sekitar 5 titik kebocoran pipa dan kebocoran pada meteran yang ada di Desa Gabungan Parsaoran Kecamatan Lawe sigala-gala, tapi sampai saat ini tidak ada perbaikan yang serius dari pihak PDAM Agara.’ katanya lagi.

Dia menjelaskan, sebagai contoh kebocoran pipa tepatnya di depan rumah Bapak Silitonga, Desa Gabungan Parsaoran, kebocoran pipanya semakin parah besarnya.

Pipa Sudah ada di seberang rumah Pengulu (kepala desa) Desa Gabungan Parsaoran, tetapi jalur pipa ke warga seberang diambil dari depan rumah Pengulu Desa Gabungan Parsaoran, bukan dari seberangnya, sehingga pipa memotong jalan ke seberang terlindas oleh kendaraan yang melintas, akibatnya kebocoran pipa tidak terhindarkan.

“Begitu juga di rumah warga lain ada yang bocor di meteran dan ada juga air keluar dari kran sangat lemah sekal, seperti yang dialami oleh keluarga bapak Ansikus Lumban Toruan.” tutupnya.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi