Buntut Tak Serius Beri Solusi, Buruknya Kinerja PDAM Agara Dibuka Warga

Dua fasilitas PDAM Agara yang berada di Desa Gabungan Parsaoran Kecamatan Lawe Sigala Gala-Aceh Tenggara Minggu, (09/02/2025).

Katacyber.com ǀ Kutacane – Usai warga Lawe Sigala Gala viralkan video kebocoran pipa milik PDAM Aceh Tenggara yang menggenang jalan dan rumah warga (07/02/2025), bukannya berikan solusi serius, justru PDAM Agara diduga tutup aliran air yang rusak, Minggu, 09 Februari 2025.

Ansikus Sihombing, salah satu warga Desa Gabungan Parsaoran Kecamatan Lawe Sigala Gala mengatakan pihak terkait bukannya memperbaiki, tetapi hanya meutup air.

“Pihak PDAM (Agara) bukannya melakukan perbaikan terhadap pipa yang bocor, melainkan menyumbat air supaya tidak mengalir ke warga yag terdampak akibat kebocoran pipa PDAM tersebut, Sehingga puluhan rumah warga sudah 3 hari tidak mendapat air dari PDAM.” Kata Ansiskus

Sementara, akibat gerah terhadap perlakuan PDAM terhadap sekitar 120 Kepala Keluarga yang menggunakan PDAM di Kecamatan Lawe Siga Gala, Ansiskus mewakili warga memberanikan diri untuk buka betapa buruknya kinerja PDAM Agara di kecamatan mereka.

Hal ini terlihat dari tiga poin terkait bobroknya kinerja PDAM sebagai berikut;

Kami   warga Desa Gabungan parsaoran Kecamatan Lawe Sigala Gala sangat menyanyangkan proses pemasangan PDAM yang ada di Kecamatan Lawe Sigala Gala yang kurang efektif, diantaranya:

  1. Pihak PDAM (Agara) hanya memberikan kompensasi 5 meter selang ke setiap rumah warga dari pipa utama. Jika lewat dari 5 meter , maka pihak PDAM meminta uang pengganti pipa selang sebesar Rp 30.000 per meter. Sementara hampir rata rata rumah warga jauh dari pipa utama, beberapa warga menolak pemasangan pdam akibat biaya tambahan teraebut.
  2. Kran yang dipasang PDAM (Agara) berada di luar rumah. Sehingga anak- anak dan pihak luar dapat dengan bebas dan leluasa untuk membuka kran air, sementara bebannya kena kepada pemiliknya.
  3. Penutup meteran sebagian ada, dan sebagiannya tidak ada. Bagi meteran air yang memakai penutup tapi tidak dilengketkan dan bebas di buka. Sementara jika penutup meteran hilang kita tidak tahu siapa yag akan bertanggung jawab.

Melalui media ini Ansiskus berharap agara Pemerintah Aceh Tenggara jangan menutup mata soal koneja PDAM terhadap nasib masyarakat mengalami kesulitan akibat buruknya tatakelola PDAM Aceh Tenggra.

“Saya berharap dengan publikasi di media ini, saya, kami, masyarakat di Kecamatan Lawe Sigala, Khususnya Desa Gabungan Parsaoran , dapat ditanggapi secara serius oleh Pemerintah Agara, pemerintah terkait, agar benar ada solusi yang benar solusi untuk membenah kinerja PDAM Agara yang sangat buruk dan menyusahkan masyarakat’ tutupnya

 

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi