Tenaga Kesehatan RSUDZA: Lebaran Jasa Gak Cair, TPP Juga Tidak Dibayar  

rsudza.acehprov.go.id

Katacyber.com ǀ Banda Aceh  – Sejumlah pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Aceh, keluhkan keterlambatan pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan jasa medis selama 3 bulan terakhir, Kamis (20/03/2025). Mereka menyebut dari rentang waktu Januari hingga maret 2025.

Salah satu nakes yang menolak menyebut identitasnya, ia berpandangan, hal ini sangat berdampak kepada nasib para tenaga kesehatan yang sangat memprihatinkan dalam menghadapi lebaran yang tak lama lagi.

Kekecewaan sejumlah nakes tersebut disampaikan kepada katacyber.com karena TPP dan jasa medis tidak dibayarkan sejak Januari hingga Maret 2025 disebabkan adanya Peraturan Gubernur Aceh yang mereka anggap telah menzalimi para nakes dan pegawai lainnya yang bekerja di  RSUDZA.

“Kalau gitu kenapa harus memilih? Kalau mau kasih ya kasih TPP, kalau gak mau kasih ya udah pemerintah Aceh bilang aja untuk BLUD gak kasih TPP, jadi kita gak harus terombang-ambing begini, Jasa gak cair TPP juga gak dibayar,” ujarnya dengan nada kecewa.

Ia melanjutkan, TPP dan Jasa Medis menjadi penopang utama kebutuhan hidup sehari-hari, termasuk biaya pendidikan anak-anak dan pembiayaan lainnya.

“Yang sudah terasa sekarang semangat kerja pegawai RSZA melemah, ada yang untuk ongkos berangkat kerja saja gak ada lagi. Dituntut selalu tersenyum melayani pasien, tapi hari ini gimana mau senyum, untuk beli pasta gigi saja sudah gak bisa,” tambahnya.

Pasalnya, pembayaran TPP dan jasa medis tentu sangat berdampak besar bagi kehidupan ASN di RSUDZA.

Secara terpisah, nakes lain yang juga menolak disebutkan identitasnya, menjelaskan banyak ASN yang sangat bergantung pada TPP dan jasa medis dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sebagian besar ASN sudah pinjam di bank, jadi gaji kami sudah dipotong bank. Jadi harapan kami ya dari TPP dan jasa medis ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Hingga berita ini dipublis, belum ada keterangan lebih lanjut dari Pemerintah Aceh terkait dalam menanggapi keluhan dan kekecewan sejumlah nakes tersebut.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi