Krueng Tujoh adalah Tanggung Jawab Bersama untuk Masa Depan Cucu Kita

Katacyber.com: Ahmad Fauzi, Pemerhati Sosial. (Ist)

Oleh Ahmad Fauzi (Pemerhati sosial) 

 

Krueng Tujoh bukan sekadar aliran sungai. Ia adalah sumber kehidupan, penyangga lingkungan, dan warisan yang harus dijaga untuk generasi mendatang. Apa pun persoalan yang terjadi di Krueng Tujoh, baik menyangkut kerusakan lingkungan, sedimentasi, banjir, maupun pencemaran, tidak boleh dipandang sebagai tanggung jawab satu pihak saja.

Menjaga Krueng Tujoh merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan seluruh lapisan masyarakat harus bersinergi mencari solusi yang berkelanjutan. Kepedulian terhadap sungai harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan hanya sebatas wacana.

Sungai yang terawat akan memberikan manfaat besar bagi kehidupan. Sebaliknya, jika diabaikan, dampaknya akan dirasakan oleh anak-anak dan cucu-cucu kita di masa depan. Karena itu, setiap langkah kecil, seperti tidak membuang sampah ke sungai, menjaga hutan di daerah hulu, serta mendukung program pelestarian lingkungan, merupakan investasi berharga bagi generasi berikutnya.

Mari kita jadikan persoalan Krueng Tujoh sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, kita dapat mewariskan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari kepada anak cucu kita.

Krueng Tujoh adalah amanah. Menjaganya berarti menjaga masa depan. Rakyat wajib di suguhkan lingkungan hidup sehat sebagai amanat undang-undang. Sehingga pemerintah daerah cepat respon atas kerusakan lingkungan dengan kerjasama antar dinas terkait pertambangan batubara.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi