Oleh Farhan Tamimi Mumtaza (Aktivis Sumatera Utara, Mahasiswa Magister Manajemen FEB Universitas Sumatera Utara)
Di tengah rendahnya kepercayaan publik terhadap elite terutama pada elite lokal, Labuhanbatu Utara justru memberi mandat hampir mutlak, yang tertuju pada satu sosok. Dr. H. Hendriyanto Sitorus, S.E., M.M., atau yang akrab disapa HYS, merupakan salah satu figur muda Sumatera Utara yang meniti perjalanan kepemimpinan melalui proses panjang dan berlapis. Lantas, yang timbul menjadi pertanyaan adalah bagaiamana legitimasi sebesar itu dapat dibangun?
Lahir di Aek Kota Batu pada 13 Desember 1988, HYS dikenal sebagai sosok yang tumbuh dari bawah dan menenun kariernya secara bertahap—bermula dari organisasi kepemudaan hingga diberikan kepercayaan berada di pemerintahan daerah.
Awal pembentukan sifat dan sikap kepemimpinan HYS ini tentu berlandaskan bukan pada sebuah jabatan namun terlihat pada kerja kolektif, konsolidasi dan kedekatan sosial beliau dalam berproses. Pada tahun 2012, HYS mulai memperlihatkan bahwa dirinya adalah sosok muda yang dapat menjadi representasi dalam pemimpin terhadap kaum muda, pijakan ini dimulai ketika beliau memberikan sumbangsih-sumbangsih pemikiran di organisasi kepemudaan yang beliau turut andil didalamnya.
Ide-ide dan pemikiranya mengantarkan dirinya menjadi Ketua AMPI Kecamatan NA IX–X. Kepemimpinan beliau ternyata membuktikan bahwa ia dapat naik level, dan pemuda pada tahun 2018 silam memberikan beliau kesempatan dan amanat untuk menjadi Bendahara Karang Taruna Provinsi Sumatera Utara tahun 2018 sampai sekarang, dan pada waktu yang bersamaan pula telah aktif di AMPG Golkar Kabupaten Labuhan Batu Utara.
Pengalaman panjang di organisasi kepemudaan yang terbiasa dengan kerja kolektif, dapat meng-konsolidasikan berbagai elemen serta memiliki kedekatan dengan pemuda dan masyarakat, dari ruang-ruang organisasi inilah HYS memberikan dampaknya lebih besar sehingga ia dikenal lebih luas, khususnya dikalangan generasi muda Sumatera Utara.
Dari hal ini pula kepercayaan dan keyakinannya ingin berdampak terhadap masyarakat, sehingga masyarakat memberikan beliau kesempatan untuk turut andil terhadap negara secara langsung melalui tiket dan dipercaya menjadi anggota DPRD Labuhanbatu Utara selama dua periode yaitu 2014-2019 dan 2019-2020.
Proses selama berada di legislatif ternyata tidak menyurutkan semangat beliau untuk terus bertumbuh, pengalaman-nya selama menjadi wakil rakyat memberinya pemahaman yang baik tentang legislasi, penganggaran dan pengawasan pemerintah daerah. Dari pengalaman legislatif tersebut ternyata atas izin masyarakat beliau memberanikan diri untuk turut andil dalam kontestasi politik Labuhanbatu Utara sebagai calon bupati pada tahun 2021 dan meraih kemenangan mengalahkan 5 paslon lain. Pada Pilkada 2024, HYS kembali memperoleh mandat masyarakat dan terpilih untuk periode kedua 2025–2030, dengan perolehan suara sekitar 88 persen—sebuah angka yang mencerminkan tingkat kepercayaan publik yang tinggi.
Selama memimpin Labuhanbatu Utara HYS telah membuktikan konsistensinya dalam menjaga amanat rakyat, pemerintah daerah dibawah kepemimpinan beliau mencatatkan capaian dalam tata kelola keuangan. Kabupaten Labuhanbatu Utara berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan, yang menjadi indikator pengelolaan keuangan daerah yang dinilai akuntabel dan sesuai ketentuan.
Menyempurnakan peran pula, diketahui bahwa di struktur kepartaian, HYS saat ini mengemban amanah sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Labuhanbatu Utara. Posisi tersebut menegaskan konsistensinya dalam meniti karier kepartaian secara berjenjang, seiring dengan kiprah panjangnya di organisasi kepemudaan dan pemerintahan.
Kepercayaan masyarakat Labuhanbatu Utara terhadap HYS tidak lahir secara instan, melainkan tumbuh dari kehadiran pemerintah daerah yang konsisten di tengah persoalan sosial dan kerja-kerja kemanusiaan. Kedekatan dengan tokoh agama, pemuda, dan masyarakat akar rumput itulah yang kemudian menjelma menjadi legitimasi politik, sebagaimana tercermin dalam dukungan luas pada Pilkada terakhir.
Sebagai Masyarakat Labuhanbatu Utara tanpa melepaskan atribut yang akan selalu berupaya mengingatkan beliau terhadap apa yang tidak seharusnya dilakukan, punya kebanggaan sendiri ada tokoh pemuda yang dapat menenun karir secara bertahap dan konsisten.
Jejak perjalanan HYS memperlihatkan sosok pemimpin muda yang tidak hadir secara instan. Kepemimpinannya dibentuk oleh proses panjang—dari organisasi kepemudaan, legislatif, hingga pemerintahan—yang menjadikannya figur dengan pengalaman berlapis, capaian konkret, dan kedekatan kuat dengan masyarakat.
Dengan ini tentu sudah selayaknya kita tunggu kehadiran beliau untuk terus melangkah dan membuktikan bahwa pemuda dari Labuhanbatu Utara dapat untuk mempertahankan konsistensinya dan berada pada struktur yang lebih pantas di Sumatera Utara baik di legislatif, eksekutif bahkan sangat memungkinkan beliau untuk menjadi Ketua Umum DPD I Partai Golkar Sumatera Utara dari perjuangan-perjuangannya selama ini.























































Leave a Review