Rektor UIN Jakarta Respons Cepat Mahasiswa Aceh Terdampak Banjir; Dukungan dan Donasi Dibuka

Katacyber.com | Jakarta – Doa dan harapan mahasiswa Aceh yang sedang menempuh pendidikan di Jakarta akhirnya menemukan titik terang. Lima perwakilan mahasiswa asal Aceh di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melakukan audiensi resmi dengan Rektor Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., pada Senin, 8 Desember 2025 di Ruang Rektor Gedung Rektorat Utama. Pertemuan ini menjadi ruang penting untuk menyampaikan kondisi keluarga mahasiswa yang terdampak banjir besar di Aceh, serta membahas bentuk dukungan kampus dalam masa darurat. Selasa, (09/12/2025)

Audiensi dihadiri oleh Fadhal Al Khalidi, M. Rizki Saputra, Mufasirul Furqan, Habiburrahman, dan Teuku Alif Furqan. Suasana pertemuan berlangsung penuh empati dan menunjukkan komitmen pimpinan kampus untuk merespons cepat situasi yang dialami mahasiswa perantau. Dalam penjelasannya, para mahasiswa memaparkan kondisi banjir parah yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, merendam rumah warga, merusak fasilitas umum, serta membuat ribuan masyarakat mengungsi. Bencana ini menyebabkan banyak keluarga kehilangan mata pencaharian, sehingga mahasiswa di Jakarta terdampak secara ekonomi karena keluarga tidak dapat mengirimkan biaya bulanan. Selain tekanan finansial, mahasiswa juga mengalami kecemasan karena komunikasi dengan keluarga sering terputus akibat kondisi lapangan yang sulit.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, mahasiswa turut menyerahkan foto-foto dan laporan lapangan kepada Rektor sebagai bukti nyata kondisi Aceh pascabanjir. Mendengar paparan tersebut, Rektor Prof. Asep menyampaikan rasa duka, solidaritas, dan empati yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh. Ia menegaskan bahwa UIN Jakarta berkomitmen memberikan dukungan umum bagi mahasiswa terdampak, baik dalam bentuk bantuan kemahasiswaan, pendampingan, maupun pemenuhan kebutuhan dasar selama masa pemulihan. Rektor juga memastikan bahwa kampus akan berupaya memberikan bantuan sesuai mekanisme yang berlaku agar mahasiswa tetap dapat mengikuti perkuliahan dengan baik di tengah kondisi sulit.

Dalam pertemuan itu pula, Rektor menyampaikan bahwa UIN Jakarta telah membuka donasi kemanusiaan untuk korban banjir Aceh. Donasi ini diperuntukkan bagi kebutuhan darurat seperti makanan, pakaian, obat-obatan, dan perlengkapan tanggap bencana. Penggalangan donasi melibatkan seluruh civitas akademika mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan hingga alumni sebagai bentuk solidaritas kampus terhadap masyarakat Aceh yang sedang diuji bencana.

Para mahasiswa menyampaikan apresiasi besar atas respons cepat Rektor dalam menanggapi surat permohonan audiensi yang mereka kirimkan. Mereka menilai bahwa kesempatan bertemu dalam waktu singkat menjadi bukti bahwa suara mahasiswa benar-benar dihargai oleh pimpinan kampus. Dukungan moral dan komitmen bantuan tersebut memberikan ketenangan bagi mahasiswa Aceh di Jakarta yang sedang memikirkan kondisi keluarga mereka di kampung halaman.

Pertemuan ini juga menjadi momentum yang memperkuat hubungan antara mahasiswa perantauan dan pihak kampus. Mahasiswa berharap ruang dialog seperti ini terus tersedia, sehingga mereka merasa didukung dan tidak sendirian ketika menghadapi situasi darurat. Audiensi ini sendiri terselenggara setelah mahasiswa Aceh mengajukan surat permohonan resmi yang menjelaskan dampak banjir dan kesulitan yang mereka alami. Surat tersebut ditanggapi secara cepat oleh Rektor, sehingga pertemuan dapat terlaksana tanpa menunggu waktu lama. Respons ini menunjukkan bahwa UIN Jakarta memiliki perhatian serius terhadap kesejahteraan mahasiswa, terutama ketika mereka berada dalam keadaan krisis dan membutuhkan dukungan segera.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi