Katacyber.com ǀ Banda Aceh – Ketua Inisiator Muda Nusantara, Ilham Rizky Maulana, S.K., menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan praktik tidak sehat dalam proses lelang barang dan jasa di lingkungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh. Kamis, 01/05/2025.
“Salah satu sorotan utama adalah dugaan keterlibatan keluarga pejabat tinggi, yakni istri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, dalam pengelolaan penyedia makanan atau katering. Jika benar, hal ini merupakan bentuk konflik kepentingan yang mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas pengadaan barang/jasa di instansi pemerintah,” ujar Ilham yang juga merupakan mantan Presiden Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Menurutnya, praktik semacam ini tidak boleh dibiarkan karena berpotensi merusak kepercayaan publik dan merugikan pelaku usaha yang kompeten namun tidak memiliki akses “orang dalam”.
Atas dasar itu, Inisiator Muda Nusantara mendesak:
- Gubernur Aceh dan Inspektorat Provinsi untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh proses lelang di dinas terkait.
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Ombudsman Republik Indonesia agar turun tangan menyelidiki dugaan konflik kepentingan dan potensi maladministrasi.
“Inisiator Muda Nusantara berkomitmen mengawal kasus ini hingga tuntas. Kami juga membuka kanal pengaduan bagi masyarakat atau pihak yang memiliki informasi dan bukti tambahan terkait kasus ini,” tegas Ilham.
Bagi masyarakat atau pihak terkait yang memiliki informasi, dapat menghubungi Inisiator Muda Nusantara melalui nomor 085165356769.
“Jangan biarkan pengadaan publik jadi ladang ‘main-main’. Pemerintah harus bersih dan berpihak pada rakyat,” tutup Ilham.



















































Leave a Review