Katacyber.com | Gayo Lues — Perkumpulan Mahasiswa Gayo Lues Se-Indonesia (PMGI) mendesak pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar penanganan bencana di Gayo Lues tidak berhenti pada fase tanggap darurat, melainkan berlanjut pada upaya pemulihan dan rehabilitasi yang nyata, berkelanjutan, dan berkeadilan.
Melalui Kementerian Sosial Masyarakat PMGI, Indra Syahputra menyampaikan bahwa pola pendistribusian bantuan harus dioptimalkan ke wilayah-wilayah yang masih terisolir, seperti Kecamatan Pining, Kecamatan Putri Betung, Kecamatan Tripe Jaya, serta Desa Remukut Tetinggi. Menurutnya, meskipun saat ini bantuan telah mulai diarahkan ke wilayah tersebut, daya jangkaunya masih terbatas dan belum mampu menjamin keberlangsungan hidup masyarakat dalam jangka menengah hingga panjang.
“Bantuan yang disalurkan sejauh ini baru mencukupi kebutuhan masyarakat untuk beberapa minggu. Padahal, proses pemulihan kehidupan warga terdampak membutuhkan waktu yang jauh lebih panjang dan pendekatan yang berkelanjutan,” ujar Indra, Selasa (16/12/2025).
PMGI juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam pendistribusian bantuan. Bantuan harus diterima oleh masyarakat yang benar-benar layak dan disalurkan sesuai peruntukannya, tanpa praktik seremonial yang mengaburkan tujuan kemanusiaan.
“Pemerintah wajib menyalurkan bantuan dengan hati dan rasa tanggung jawab. Jangan sampai bantuan hanya dijadikan ruang dokumentasi tanpa memastikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, PMGI menilai bahwa penanganan bencana tidak boleh hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan logistik. Aspek pendidikan darurat serta trauma healing bagi anak-anak korban bencana dinilai sangat mendesak, namun kerap luput dari perhatian. Anak-anak sebagai kelompok rentan membutuhkan pendampingan psikososial agar dapat pulih dan kembali menjalani proses belajar secara normal.
Sebagai bentuk komitmen, PMGI menyatakan kesiapan untuk terlibat langsung dalam upaya pemulihan tersebut. PMGI membuka ruang pengabdian pendidikan dan pendampingan trauma healing bagi anak-anak korban bencana di seluruh wilayah terdampak di Kabupaten Gayo Lues.
“Pemulihan Gayo Lues bukan hanya soal membangun kembali infrastruktur, tetapi juga memulihkan harapan dan masa depan generasi mudanya,” tutup Indra.
PMGI berharap pemerintah dan seluruh pihak terkait dapat menjadikan momentum ini sebagai langkah serius untuk menggeser penanganan bencana dari sekadar darurat menuju pemulihan yang menyeluruh dan berkeadilan bagi masyarakat Gayo Lues.























































Leave a Review