Katacyber.com | Aceh Barat Daya – Perum Bulog Kantor Cabang (Kanca) Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mulai menggandeng pengusaha kilang padi lokal dalam program serapan gabah dan beras sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, Jumat (17/04/2026).
Kebijakan tersebut sekaligus menjawab isu yang sempat beredar terkait dugaan bahwa Bulog enggan menjalin kemitraan dengan pelaku usaha lokal di wilayah Abdya.
Salah satu pemilik kilang padi yang telah memenuhi persyaratan kerja sama, Man Laris, mengungkapkan bahwa pihaknya telah resmi menandatangani kontrak kemitraan dengan Bulog.
Dalam kontrak tersebut, Bulog menargetkan penyerapan gabah sebanyak 2.000 ton selama satu tahun.
“Kontraknya sudah diberikan. Kami akan menyuplai sekitar 2.000 ton selama setahun,” ujar Man Laris kepada wartawan.
Menurutnya, kerja sama ini membuktikan bahwa Bulog terbuka bagi pengusaha lokal yang ingin berpartisipasi dalam program penyerapan gabah dan beras.
Ia juga menegaskan bahwa kesempatan bermitra tidak hanya diberikan kepada satu pihak saja, tetapi terbuka bagi seluruh pemilik kilang padi di Abdya yang memenuhi syarat.
“Bulog juga memberi peluang kepada pengusaha kilang padi lainnya untuk ikut bermitra,” tambahnya.
Terpisah, Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Abdya, Suhaimi N, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas langkah Bulog yang dinilai memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk ikut berkontribusi dalam penguatan ekonomi daerah.
Menurut Suhaimi, kebijakan tersebut merupakan langkah positif yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi petani dan pengusaha penggilingan padi di Abdya.
“Kami mengapresiasi Bulog Cabang Blangpidie yang sudah membuka diri dan menjalin kemitraan dengan pengusaha lokal. Ini langkah yang tepat,” kata Suhaimi.
Ia optimistis sinergi antara Bulog dan pelaku usaha lokal akan berdampak langsung terhadap pengurangan angka kemiskinan, menekan pengangguran, serta meningkatkan kesejahteraan petani.
“Sinergi seperti ini penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat dan mendorong kemajuan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Pemimpin Cabang Perum Bulog Kanca Blangpidie, Nurul Iranda Sari, membenarkan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah kilang padi yang memenuhi persyaratan, termasuk usaha milik Man Laris.
“Benar, sudah ada kontraknya. Sejak beberapa hari terakhir kita memproses kontraknya, dan ini kontraknya sudah siap,” jelasnya.
Ia berharap kemitraan tersebut dapat memperkuat serapan gabah petani lokal, menjaga stabilitas pasokan beras, serta menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Barat Daya.























































Leave a Review