Katacyber.com | Meulaboh – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Aneuk Nanggroe Lintas Muda Atjeh (Panglima-Atjeh) meminta pemerintah kabupaten (Pemkab) dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat untuk mencari solusi terkait kedangkalan muara Krueng Cangkui perbatasan desa Panggong dan desa Padang Seurahit, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Jum’at (3/1/2025).
“Sesuai dengan beberapa permintaan dan harapan panglima laot desa Panggong juga Panglima Laot Kabupaten Aceh Bara serta beberapa pedagang ikan dan nelayan yang ada di sekitar Desa panggung dan Padang Seurahit, berharap kepada PJ Bupati Aceh Barat untuk segera melakukan tanggap darurat terkait kedangkalan muara Krueng Cangkui perbatasan desa Panggong dan Desa Padang Seurahit,” terang Zulhelmi atau kerap disapa Bogel kepada KataCyber di Meulaboh.
Selain itu, lanjut Bogel, kepada pihak DPRK Aceh Barat juga diminta untuk melakukan tim pansus guna melaksanakan peninjauan muara sungai.
“Kita berharap untuk bersama-sama memberikan solusi terhadap nelayan-nelayan yang selama ini banyak terjadi kendala akibat kedangkalan Babah Kuala Krueng Cangkui yang berada di antara Desa Padang Seurahit dan Desa Panggong,” ungkapnya.
Dalam keterangannya, Bogel menaruh harapan penuh kepada pemerintah setempat baik legislatif maupun eksekutif dalam mengatasi kendala yang dihadapi nelayan maupun warga sekitar.
“Dengan ini kami dari organisasi Panglima Atjeh meminta segera legislatif dan eksekutif untuk melakukan tanggap darurat untuk melakukan penyedotan pasir atau pengerukan terhadap kedangkalan sungai yang selama ini sangat meresahkan bagi nelayan sekitar khususnya warga nelayan Desa panggung dan Padang serai,” pungkasnya. (Red)


























































Leave a Review