Penulis: Mukhlis Akbar
Lingkungan hidup di era saat ini menjadi sektor yang kian terabaikan. Kepedulian publik terhadap kondisi alam semakin menurun, ditandai dengan maraknya pencemaran lingkungan, penggundulan hutan, dan eksploitasi sumber daya alam yang berlangsung secara masif, liar, dan tak terkendali.
Minimnya kepedulian terhadap lingkungan mengakibatkan dampak negatif yang sangat luas, tidak hanya bagi masyarakat lokal, tetapi juga bagi komunitas global. Eksploitasi tanpa kendali hanya akan meninggalkan warisan kerusakan yang mendalam bagi generasi masa depan.
Jika kita berbicara tentang dampak jangka panjang dari kerusakan lingkungan, maka kita sedang membicarakan masa depan generasi muda hari ini. Kerusakan alam hari ini akan menjadi beban hidup bagi anak-anak dan cucu kita kelak. Oleh karena itu, besar atau kecilnya kerusakan yang terjadi sangat bergantung pada seberapa besar kepedulian generasi muda dalam merespons isu-isu lingkungan saat ini.
Peran generasi muda menjadi sangat penting dalam mencegah kerusakan dan mengampanyekan isu-isu lingkungan. Dengan kreativitas dan keahlian yang mereka miliki, kampanye lingkungan dapat diwujudkan dalam bentuk-bentuk ekspresi yang lebih segar dan komunikatif.
Salah satu bentuk dukungan terhadap partisipasi generasi muda dalam isu lingkungan adalah dengan menyediakan ruang ekspresi yang kreatif. Saya mencermati kegiatan seperti “Bumoe-Fest” yang berkolaborasi dengan komunitas “Kanotbu” di Provinsi Aceh sebagai contoh yang baik. Kegiatan ini memberikan wadah bagi anak-anak muda untuk menyampaikan kepedulian mereka melalui seni mural di ruang-ruang yang telah disediakan. Hasil karya mereka bukan hanya menjadi hiasan visual, tetapi juga menjadi sarana edukasi nonverbal yang mudah dicerna oleh masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi Z.
Dalam budaya kita yang semakin terpengaruh oleh pola pikir “No Viral, No Justice,” kampanye kreatif semacam ini menjadi penting. Masyarakat akan lebih mudah tersentuh oleh pesan-pesan visual yang menyentuh dan menyadarkan, daripada oleh ceramah panjang yang sulit dimaknai.
Lingkungan yang hijau dan bersih adalah harapan semua orang. Maka menjaga dan merawatnya adalah tanggung jawab bersama. Kita ingin masa depan yang hijau seperti gunung, sejuk seperti air, dan bersih seperti udara yang kita hirup setiap hari. Melalui kreativitas, generasi muda bisa menjadi ujung tombak dalam merawat harapan itu.























































Leave a Review