Masyarakat Gayo Lues Melarat, Pejabatnya Sibuk Enak-Enakan

Oleh: Syahputra Ariga
Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala.

Presiden Prabowo sudah memberikan arahan kepada seluruh pejabat se Indonesia untuk efisiensi anggaran guna memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Pemerintah Gayo Lues dinilai seakan tidak mempedulikan atau mungkin tidak faham urgensi perintah efisiensi anggaran.

Akhir-akhir ini kebijakan pemerintah Gayo Lues menuai kritik serta kecamatan dari masyarakat karena dinilai mementingkan kenyamanan pribadi bukan kepentingan masyarakat.

Dari dokumen resmi sekretaris daerah kabupaten Gayo Lues yang beredar menunjukkan bahwa pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 66 juta untuk pengadaan tempat tidur di rumah tangga wakil kepala daerah.

Anggaran ini berasal dari dana transfer umum, khususnya dana alokasi umum dari pendapatan pajak kendaraan bermotor.

Di dokumen itu disebutkan bahwa jenis tempat tidur yang akan dibeli adalah king koil, springbed dengan kasur matras fullset. Hal ini menuai kecaman dari masyarakat Gayo Lues yang mempertanyakan urgensi pengadaan barang mewah ini mengunakan uang rakyat.

Bukan hanya pengadaan tempat tidur mewah, masyarakat Gayo Lues juga mempertanyakan urgensi pengadaan sirup yang nilainya fantastis.

Pengadaan sirup yang bersumber dari APBD ini berjumlah 600.000.000 (enam ratus juta rupiah), se urgent itukah sirup yang harus dibelanjakan? Seharusnya dana yang nilainya cukup fantastis itu dialokasikan ke hal yang lebih bermanfaat seperti karantina ataupun pesantren kilat untuk anak-anak Gayo Lues dibulan Ramadan.

Ataupun pengadaan pengobatan gratis yang berkualitas menjelang lebaran, tetapi hal itu seakan tidak terpikirkan oleh pemerintah Gayo Lues, seakan bagi mereka lebih penting sirup dibandingkan pendidikan.

Beberapa waktu lalu juga sempat terdengar rencana pengadaan mobil dinas baru untuk bupati Gayo Lues, walaupun sampai saat ini belum ada keterangan pasti terkait informasi itu.

Adapun mobil dinas yang katanya bakalan direncanakan yaitu mobil dinas berjenis land cruizer yang harganya milyaran.

Saat ini masyarakat bertanya-tanya apa sebenarnya fungsi pejabat pemerintahan? Bukannya mereka pelayan rakyat yang harus mendahulukan kepentingan rakyat diatas kepentingan pribadinya.

Akan tetapi sekarang seolah terbalik, rakyat yang seolah menjadi pelayan yang harus memberikan kepuasan serta kemewahan untuk mereka.

Oleh sebab itu kami mahasiswa memperingatkan seluruh pejabat pemerintahan Gayo Lues untuk mengevaluasi rencana pengadaan tersebut, serta harus lebih mementingkan keluhan dan kebutuhan masyarakat Gayo Lues, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi serta keberlanjutan.

Apabila kebijakan yang belum jelas urgensi nya ini tetap direalisasikan maka apabila diperlukan kami mahasiswa Gayo Lues akan melakukan aksi di depan kantor bupati dan dipendopo Bupati Gayo Lues.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi