Katacyber.com ǀ SBB – Kebaya merupakan warisan busana Nusantara yang telah ada sejak ratusan tahun lalu. Kini, sudah saatnya keberadaan kebaya diakui oleh dunia sebagai busana yang khas.
Sebagaimana cita-citanya, sosok perempuan hebat dan sederhana ini hendak menginspirasi para perempuan, khususnya di kalangan Korps HMI-wati (Kohati) dalam mewujudkan generasi professional dan mandiri, serta mencetak muslimah yang memiliki intelektual cerdas, professional dan mandiri yang ditujukan kepada masyarakat.
Dalam rangka acara penutupan kegiatan Pengabdian Masyarakat Jilid II, Minggu, 9 Februari 2025, Kohati HMI Komisariat Teknik Unpatti Ambon mengenakan busana kebaya masyarakat Negeri Buano, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku.
“Kabaya yang digunakan Kohati HMI Komisariat Teknik Unpatti Ambon merupukan pakaian ciri khas masyarakat Buano dan yang biasa dipakai untuk acara adat seperti pemugaran rumah pusaka setiap marga, acara kawin, acara sunatan, maulid nabi (aroha). Pakaian ini suda dari leluhur dan akan terus di lestarikan setiap generasi” ujar Ajuan Hitimala
Sementara itu, Ketua Umum Kohati HMI Komisariat Teknik Unpatti Ambon, Siti Zahra Reniuryaan mengajak warga Indonesia pada khususnya masyarakat Buano, Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku untuk selalu mempertahankan dan melestarikan pakaian adat tradisional Buano.
“Keberadaan kebaya menjadi sangat penting karena tidak hanya menyangkut gaya berbusana, tapi juga mengandung filosofi mendalam, serta nilai sejarah yang tinggi.” Katanya (9/02/2025).

Menurutnya lagi, busana kebaya dapat menggambarkan dua hal penting yang melekat pada pemakainya, yaitu identitas diri dan kepribadian.
“Pengakuan seseorang mengenai persepsi terhadap dirinya sendiri, potensi, kualitas, ciri kepribadian, termasuk penilaian terhadap aspek diri, yang berhubungan juga dengan konteks sosial budaya dimana ia menjalani kehidupan.” katanya lagi
Selanjutnya, ia menyampaikan perangkat karakteristik dalam diri individu yang terdiri dari pola berpikir, berperasaan dan berperilaku, yang menjadi pembeda dengan individu lain.
“Karakter ini berpengaruh pada motivasi, sikap dan perilaku seseorang.” tutup Ketua Umum Kohati HMI Komisariat Teknik Unpatti Ambon


























































Leave a Review