AJB Ingkar Janji, Dewan ingatkan Jalan Rusak dan dana kompensasi Gampong

Katacyber.com | Meulaboh – Perusahaan tambang kembali menuai sorotan. Pasalnya, hingga kini kondisi jalan yang rusak akibat dilalui kendaraan berat perusahaan belum juga diperbaiki. Hal tersebut disampaikan oleh tokoh masyarakat, Ramli, S.E, kepada Katacyber.com di Meulaboh, Kamis (6/11/2025).

Menurut Ramli, jalan berlubang dan rusak parah di sejumlah titik masih belum mendapat penanganan dari pihak perusahaan. Sebelumnya, pada bulan September lalu ia telah menyuarakan hal serupa.

“Sampai saat ini belum diperbaiki. Lubang dan jalan rusak belum diaspal. Seharusnya jalan diperbaiki terlebih dahulu, tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda, padahal kita sudah ingatkan beberapa bulan lalu” ujar Ramli.

Ia menegaskan, pihaknya sudah pernah menyampaikan dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) agar perusahaan memperbaiki jalan sebelum kembali melakukan kegiatan hauling. Namun hingga kini, perbaikan tersebut tak kunjung dilakukan.

“Kami menilai pihak perusahaan tidak taat aturan seperti yang sudah kami sampaikan dalam forum RDP,” tegasnya.

Ramli menambahkan, berdasarkan pantauannya di lapangan, kondisi jalan masih berlubang akibat dilalui kendaraan berat milik perusahaan. Ia juga mendesak pihak PT Agrabudi Jasa Bersama (AJB) untuk segera memperbaiki jalan sekaligus memberikan kompensasi kepada desa-desa yang menjadi ring satu jalur hauling.

“Kami sudah menghubungi kepala-kepala desa, dan sampai sekarang belum ada kompensasi setelah hauling berhenti. Kami meminta perusahaan segera menuntaskan tanggung jawabnya sebelum kegiatan hauling kembali dilakukan,” ujar Ramli menegaskan.

Sementara itu, Humas PT AJB, Safran Arie Thama, ketika dikonfirmasi, menyatakan bahwa pihaknya sudah menunjuk kontraktor untuk melakukan perbaikan jalan.

“Sudah dapat kontraktornya. Mungkin dalam waktu dekat akan kita lakukan perbaikan jalan. Kita juga melibatkan kontraktor lokal, dan tahun ini akan dikerjakan,” kata Safran.

Namun, saat ditanya terkait kompensasi kepada desa-desa yang menjadi ring utama jalur hauling, pihak PT AJB belum memberikan tanggapan lebih lanjut. (*)

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi