Kegiatan Psikososial Bintang Kecil Kolaboratif Sukses, Oka Yulia: Fokus Kami pada Anak-anak Terdampak Bencana

Katacyber.com | Aceh Barat – Kegiatan Psikososial Bintang Kecil Kolaboratif sukses dilaksanakan dengan melibatkan Relawan Petani Muda Milenial (RPMM), CV Daratan Samudera, serta Universitas Teuku Umar (UTU). Seluruh organisasi yang terlibat memilih Desa Sikundo dan Desa Canggai, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan, Kamis, (29/01/2026).

Sebelum turun ke lokasi, para relawan lintas organisasi terlebih dahulu mengikuti pembekalan yang berlangsung di Kampus UTU. Pembekalan tersebut disampaikan oleh Maria Ulfa selaku Koordinator Psikososial Bintang Kecil berupa materi Psychological First Aid (PFA) pada 24 Januari 2026. Setelah itu, para relawan bergerak menuju desa-desa terdampak.

Salah satu relawan dari Relawan Petani Muda Milenial (RPMM), Oka Yulia selaku Sekretaris RPMM, menyampaikan bahwa kegiatan psikososial ini dipusatkan di Desa Sikundo dan Canggai karena kedua wilayah tersebut merupakan daerah yang terdampak paling parah akibat bencana di Aceh Barat. Ia menegaskan bahwa fokus utama kegiatan adalah memberikan terapi kepada anak-anak korban bencana.

“Pelaksanaan kegiatan kolaboratif psikososial Bintang Kecil ini dilaksanakan di Desa Sikundo dan Canggai, Pante Ceureumen, Aceh Barat, dikarenakan kedua desa ini merupakan daerah terdampak parah dari bencana yang terjadi di Aceh Barat. Fokus utama kegiatan kali ini adalah memberikan terapi kepada anak-anak terdampak bencana,” jelas Oka Yulia.

Kegiatan yang melibatkan 20 mahasiswa tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Januari 2026. Tercatat sebanyak 67 anak dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah dasar turut mengikuti rangkaian kegiatan di kedua desa tersebut.

Oka Yulia menambahkan, bentuk kegiatan yang dilaksanakan di lokasi terdampak cukup beragam, mulai dari senam bersama, storytelling tentang banjir, membaca buku, hingga kegiatan seni seperti menggambar dan bermain kolase. Para relawan juga dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mendampingi anak-anak secara lebih intensif.

“Bentuk kegiatan yang dilaksanakan beranekaragam dan kami relawan dibagi-bagi menurut kelompoknya masing-masing,” lanjutnya.

Di akhir penyampaiannya, Oka Yulia berharap kegiatan yang berfokus pada pemulihan psikologis anak-anak korban bencana dapat terus dilaksanakan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, sehingga dapat diperluas ke wilayah terdampak lainnya.

“Kami harap kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terus-menerus dilaksanakan dan mendapatkan dukungan untuk juga dapat dilaksanakan pada titik-titik lain yang sama-sama terdampak bencana. Kegiatan yang berfokus pada terapi anak-anak terdampak bencana ini tentunya sangatlah baik, sebab anak-anak tersebut adalah generasi penerus bangsa yang tak boleh kita lalaikan terkait tumbuh kembangnya,” tutup Oka Yulia.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi