Pesta Rakyat Ulang Tahun Lampung Selatan ke-69 Sukses Digelar, HMI Dorong Kado Perda Baru demi Kebangkitan Perekonomian Rakyat

Katacyber.com, Lampung Selatan – Pagelaran pesta rakyat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 selama tiga hari tiga malam dinilai sukses dilaksanakan.Pagelaran budaya-sosial masyarakat dan selebriti di sambut baik oleh masyarakat perputaran ekonomi meningkat, (14/11/2025).

Kegiatan tersebut dinilai pecahkan Rekor Muri Nasional tercatat disejarah dunia melalui Tari tuping terbesar berjumlahkan 1.500.

Ketua HMI Cabang Kalinda Lampung Selatan, Sandi Aprizal menilai keberhasilan pesta rakyat yang dapat menjadi pembelajaran bagi perputaran ekonomi daerah.

“Perlu kita apresiasi keberhasilan Peringatan HUT-62 yang sangat megah, perpaduan selebrity, olahraga, promosi produk lokal, Penampilan ekspresi budaya, memperkuat identitas daerah, Lampung Selatan yang semakin di kenal di kanca nasional dan dunia sekaligus terciptanya ruang ekonomi bagi pelaku UMKM sukses digelar oleh bupati lampung selatan ini sebuah anughrah untuk lampung Selatan lebih maju.” kata Sandi.

Dia mengajak Pemerintah Daerah dan masyarakat Lampung Selatan melihat dasar dari perputaran ekonomi, baik dari sisi daya beli yang tinggi maupun tingkat pendapatan masyarakat. Menurutnya, Pemerintah Daerah selalu berbicara tentang UMKM lokal, tetapi tidak melihat daya beli pejabat pemerintahan Lampung Selatan terhadap pelaku usaha lokal yang dinilai masih cukup minim.

“Pejabat fokopimda lebih banyak menghabiskan uang yang mereka dapat di Lampung Selatan untuk berbelanja di luar daerah.”katanya.

Selanjutnya, HMI Cabang Kalinda Lampung Selatan mengingatkan setiap pesta pasti akan selesai,namun bagaimana persoalan peningkatan kemajuan daerah.

Sebagai organisasi kader yang memiliki tanggung jawab moral terhadap keberlanjutan demokrasi, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lampung Selatan memandang penting untuk mengajukan pertanyaan kritis.

“Apakah kesuksesan pesta rakyat perayaan HUT ke-69 Tanda kemajuan daerah Lampung Selatan, atau hanya menjadi pesta sesaat?” tanya Sandi.

Sandi menerangkan, pesta rakyat yang megah berlangsung di Lampung Selatan dengan antusiasme masyarakat, namun ada hal yang perlu kita lihat disisi lain bahwa masyarakat masih hanya sebagai penikmat, bukan subjek utama pembangunan.

“Dari sudut pandang teori partisipasi Arnstein, “kondisi ini menggambarkan tingkat partisipasi yang masih berada pada level tokenism—masyarakat terlihat hadir, namun tidak memiliki ruang bermakna untuk menyampaikan aspirasi atau menilai kinerja pemerintah secara terbuka”. terangnya.

HMI mendorong partisipasi publik dan akuntabilitas agar peringatan ulang tahun daerah berikutnya dapat disisipkan sebuah forum partisipatif, dengan menghadirkan kegiatan seperti dialog publik lintas elemen masyarakat, sidang rakyat terkait evaluasi kinerja daerah, ruang diskusi pemuda dan akademisi, serta forum akuntabilitas publik terbuka.

Usulan keberlanjutan Ekonomi dan UMKM Lampung Selatan

Sebagai putra asli daerah Lampung Selatan mengaku paham betul kondisi Lampung Selatan akhir-akhir ini memang telah mengalami peningkatan perbaikan mulai pada pembangunan infrastruktur fisik ruas jalan di berapa wilayah Lampung Selatan.Dia mencernati pelayanan publik, pariwisata yang terus dijalankan dengan konsep agro dwi wisata.

“Mungkin Bupati Radityo Egi Pratama ini bupati tergercep persoalan pembangunan infrastruktur. Tetapi itu tidak cukup untuk mendongkrak pemerataan perputaran perekonomian yang baik dan stabil di lampung selatan,” pungkasnya.

Sandi mengusulkan secara terbuka kepada Bupati Lampung Selatan, Pimpinan Dewan agarperlu kita dorong sebuah PERDA untuk para pejabat Lampung Selatan harus berbelanja dan mengunakan uang gaji yang mereka terima di Lampung Selatan agar ddibelanjakan minimal 60% di Lampung Selatan, sehingga perputaran perekonomian tidak keluar dari wilayah Lampung Selatan.

“Usulan ini bukan semata-mata hanya muncul begitu saja bukan rahasia umum lagi pejabat strategis lampung selatan bayak yang berdomisili bukan di lampung selatan tetapi lebih banyak dari kota tetangga Bandar Lampung atau wilayah pinggiran lampung selatan yang aksesnya lebih dekat ke bandar lampung, tentu mereka secara tidak langsung telah membawa uang lampung selatan ke luar dari asal tempat dia menerimanya.” katanya lagi.

Dia menilai sebuah langkah kongrit jika Pemda Lampung Selatan serius ingin meingkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mendorong pariwisata penggalakan UMKM lokal, maka juga harus diiringi mendukung pendongkrakan daya beli dengan pemerintahnya berbelanja di dalam  wilayah Lampung Selatan.

Dia mencontohkan kepada masyarakatnya untuk mencintai produk lokal Lampung Selatan, alasannya untuk menarik minat wisatawan dan para konsumen luar daerah. Selanjutnya, Pemda Lampung Selatan perlu memberi contoh dengan menunjukan kebanggaan dan kecintaan kepada seluruh potensi yang ada di bumi ragom mufakat tersebut.

“Perda ini memang masih perlu dibahas lebih lanjut terkait teknis dan realisasinya, kami Himpunan mahasiswa Islam siap untuk berdialog berdiskusi membahas usulan ini lebih lanjut dengan pihak legislatif dan eksekutif, karna jika hanya sebatas Ucapan atensi yang tidak di ikat dengan aturan perda akan sulit terealisasi di lapangan.” tutupnya.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi