Petani Sawit Keluhkan Kurangnya Pabrik Brondolan di Nagan Raya

Katacyber.com | Suka Makmue – Potensi barang melimpah perhari capai 300 hingga 500 ton, kehadiran pabrik brondolan sangat dibutuhkan di Nagan Raya, Aceh, Rabu, (07/05/2025).

Saat ini hanya terdapat satu pabrik brondolan di Nagan Raya sehingga brondolan masyarakat tidak tertampung dengan maksimal hingga harus antri berhari hari di pabrik.

“Iyaaa memang sangat dibutuhkan pabrik brondolan biar gak antri panjang, selama ini dalam keadaan antri besoknya malah turun harga mau bawa kemana gak ada pabrik lain,” terang Erwin pengepul brondolan do Darul Makmur.

Hal senada juga disampaikan oleh pengepul brondolan, Saiful. Menurutnya mereka dengan bertambahnya pabrik brondolan di Nagan Raya maka akan ada persaingan harga yang menguntungkan petani.

“Dalam kondisi CPO tidak turun Harga saja brondolan bisa turun harga tiba tiba, saya sangat setuju kalau ada investor masuk bangun pabrik brondolan, semoga Pemkab Nagan Raya turut mendukung kehadiran investor karena pastinya akan menambah lapangan pekerjaan dan mengurangi angka pengangguran seperti visi misi pemkab Nagan Raya,” ungkap Saiful.

Sekretaris APKASINDO Aceh, Yuslan Thamrin saat di konfirmasi media ini turut mendukung ide ide petani sawit maupun agen brondolan. “Saya sendiri sangat setuju di bangun pabrik brondolan tambahan, pertama petani kita jangan jauh jauh lagi kirim brondolan. harga sama contohnya di Nagan Raya sama harga dengan Subulussalam, intinya harga bisa bersaing jika pabrik brondolan lebih dari satu,” ungkap Yuslan Thamrin. (*)

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi