Menjelang Ramadhan KAMMI Aceh Tenggara Desak DSI dan WH Siaga Tegakkan Syariat Islam

Katacyber.com ǀ Kutacane – Menyambut balan suci Ramadhan, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh Tenggara beraudiensi denga Dinas Syariat Islam (DSI) Kabupaten Aceh Tenggara, serta dilanjutkan dengan beraudiensi ke Wilaytul Hisbah (WH) POL PP Aceh Tenggara, Kamis (27/02/2025).

Dalam audiensi, KAMMI Aceh Tenggara menyampaikan beberapa poin penting menjelang Ramadhan dan juga menindak tegas terhadap para pelaku yang melanggar syariat  Islam yang telah tertuang pada Qanun Syariat Islam di Aceh.

Ketua KAMMI Aceh Tenggara, Abdullah menyampaikan pandangannya yang kecewa terhadap pimpinan lembaga terkait yang tidak hadir bersama mereka saat ingin membahas berbagai persoalan terkait keseriusan menerapkan implementasi syariat Islam di Aceh Tenggara.

“Kami sebenarnya cukup kecewa dengan pimpinan yang ada di Dinas syariat Islam, karena jam 09:00 kami datang ke kantor tapi tidak ada satupun pimpinan yang berada di tempat, namun begitupun tidak membuat semngat kami mundur untuk menyampaikan tujuan kami datang beraudiensi” kata Abdullah pada katacyber.com.

Sementara itu, Ketua Departemen Kebijakan Publik KAMMI Aceh Tenggara, Usama Biladen mengatakan terdapat tiga poin yang mesti diseriuskan oleh lembaga pemerintah terkait.

“Ada 3 poin penting yang mau kami sampaikan yaitu (1) Menutup tempat penjualan minuman khamar. (2) Menindak tegas tempat tempat perjudian. (3) Meminta WH POL PP Aceh Tenggara serius dalam menjalankan fungsinya.” tegas Usama.

Di lokasi audiensi bersama Satpol-PP Aceh Tenggara,  KAMMI Aceh Tenggara disambut oleh Sunandar,, Kabid Penertiban Umum Satpol-PP.  Dia mengatakan akan menindaklanjuti hasil diskusi tersebut.

“Saya selaku Kabid penertiban umum akan memastikan hasil daripada diskusi ini akan ditindaklanjuti dan menindak tegas terhadap yang melanggar aturan, ini juga sudah disosialisasikan dan Forkopimda juga sudah merancang penindakan tegas terhadap permasalahan ini.” Katanya.

Selain itu, Sekjend KAMMI Aceh Tenggara, Rahmadi juga menegaskan akan membangun komunikasi dan kerjasama dengan DSI dalam rangka menindaklanjuti pembahasan dalam audiensi.

“Kami selaku pengurus KAMMI Aceh Tenggara siap untuk berkolaborasi dengan Dinas syariat Islam dan juga Satpol-PP Kabupaten Aceh dalam agenda agenda positif yang akan dijalankan. Tapi apa bila ini tidak diindahkan maka kami akan sampaikan kepada pimpinan pemerintah daerah untuk mengevaluasi kinerja DSI dan Satpol-PP kabupaten Aceh Tenggara karena tidak menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya.” Tutupnya.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi