Katacyber.com | Sabang – Proses rekrutmen Calon Bintara dan Tamtama TNI AL Gelombang II Tahun Anggaran 2025 di Sub Panda Sabang dipastikan akan berjalan tanpa kompromi terhadap praktik Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN).
Komitmen itu ditegaskan lewat penandatanganan Pakta Integritas oleh para pejabat yang terlibat dalam proses seleksi, Selasa (5/8/2025). Langkah ini bukan sekadar simbolik, melainkan penegasan bahwa proses seleksi tak boleh dicederai oleh titipan, tekanan, atau intervensi apa pun.
“Proses seleksi ini harus adil dan objektif. Jangan ada ruang bagi intervensi, kita ingin menghasilkan prajurit yang lahir dari proses yang jujur,” tegas Perwira Tertua Lanal Sabang, Mayor Laut (P) Syafruddin.
Ia menambahkan, integritas panitia seleksi akan menjadi cerminan kualitas hasil seleksi.
“Kita punya tanggung jawab moral dan institusional. Kalau sejak awal sudah curang, bagaimana dia akan menjunjung nilai-nilai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit?” lanjut Syafruddin.

Penandatanganan pakta integritas dilakukan oleh Mayor Laut (K) dr. Timmi Wibisono, Sp.T.H.T.N.K.L, sebagai Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan sub Panda Sabang, dan Pasintel Lanal Sabang Kapten Laut (T) Surahman, selaku ketua Tim Pemeriksaan Mental Ideologi,
Penandatanganan disaksikan langsung oleh Danunit Intelijen Lanal Sabang, Lettu Laut (E) Asad Reynaldi S, S.Tr. (Han), dan Dandenpomal Lanal Sabang, Mayor Laut (PM) Deni Iqbal, A.Md.
Langkah ini menunjukkan bahwa integritas rekrutmen menjadi fokus utama, menyusul maraknya isu penyimpangan dalam proses serupa di sejumlah daerah.

Dengan penekanan pada transparansi dan akuntabilitas, Lanal Sabang mengirim pesan jelas hanya calon terbaik yang akan lolos. Bukan yang punya koneksi, melainkan yang punya kapasitas dan karakter.
























































Leave a Review