Ketua HIMADIKON Tantang BEM USK: Forum Tabrak Calon Rektor Harus Jadi Wadah Terbuka untuk Semua Mahasiswa USK

Katacyber.com | Banda Aceh – Disaat prosesi menjelang pemilihan rektor usk terbaru, Ketua Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi (HIMADIKON) FKIP Universitas Syiah Kuala, Teguh Muharam, secara tegas menantang dan merekomendasikan kepada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Syiah Kuala untuk menyelenggarakan forum terbuka “Tabrak Calon Rektor”, sebagai bentuk ruang kritis bagi seluruh mahasiswa USK dalam menguji kelayakan, gagasan, serta rekam jejak para calon rektor yang akan memimpin universitas Syiah Kuala ke depan.

Dalam keterangannya, Teguh menyampaikan bahwa forum ini penting dihadirkan agar mahasiswa tidak hanya menjadi penonton dalam proses pemilihan rektor, tetapi turut menjadi penguji moral, intelektual, dan komitmen calon rektor terhadap masa depan kampus.

“Sudah saatnya mahasiswa tidak hanya diam menunggu hasil, tapi ikut menguji siapa yang benar-benar layak memimpin kampus ini. Forum Tabrak Calon Rektor harus menjadi wadah terbuka untuk semua mahasiswa USK untuk menguji gagasan, rekam jejak, dan sejauh mana kepedulian calon rektor terhadap persoalan mahasiswa baik di bidang akademik, minat dan bakat, maupun dunia organisasi,dll terkait mahasiswa” tegas Teguh (18/10/2025).

Ia juga menyoroti bahwa kampus hari ini membutuhkan pemimpin yang berpihak kepada mahasiswa, progresif terhadap perubahan, dan transparan terhadap kebijakan. Karena itu, menurutnya, BEM USK sebagai lembaga eksekutif mahasiswa universitas harus mengambil peran terdepan untuk menghadirkan forum yang kritis namun tetap beradab dan intelektual.

“BEM USK jangan hanya jadi simbol seremonial kampus. Ini waktunya menunjukkan keberanian moral dan intelektual dengan menghadirkan forum yang menguji calon rektor secara terbuka. Kalau BEM tidak berani memulai, siapa lagi yang akan menjaga tradisi kritis di kampus?” ujar Teguh lantang.

Lebih lanjut, Teguh menjelaskan bahwa forum “Tabrak Calon Rektor” bukan bentuk perlawanan, melainkan praktik demokrasi kampus yang sehat, di mana mahasiswa berhak mengajukan pertanyaan, kritik, dan usulan langsung kepada calon rektor. Forum ini juga menjadi sarana untuk menilai seberapa serius para calon memahami problem ditengah-tengah persoalan mahasiswa.

Di akhir pernyataannya, Teguh menegaskan bahwa HIMADIKON siap menjadi bagian dari penggerak utama untuk mengawal gagasan ini.

“Kita ingin membangun tradisi baru di USK tradisi berpikir kritis, terbuka, dan berani mempertanyakan. Calon rektor yang benar-benar visioner tidak akan takut diuji, justru akan menjadikan forum ini sebagai cermin kejujuran dan kesiapan memimpin,” tutup Teguh.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi