Katacyber.com | Meulaboh – Bupati terpilih Aceh Barat Tarmizi yang juga turut didampingi wakil Bupati terpilih Said Fadheil, turut hadir dalam kegiatan rapat bersama Satuan Kerja Pengelola Keuangan (SKPK) daerah kabupaten Aceh Barat dalam pembahasan pembentukan Tim Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dan membahas permasalahan terkait Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Meulaboh, Selasa (14/1/2025), yang berlangsung di Aula Gedung Kantor Bupati setempat.
Pada rapat perdana yang dihadiri Bupati dan Wakil Bupati terpilih itu dilakukan bertujuan dalam mengupayakan menyelesaikan permasalah yang tengah di alami oleh pemerintah daerah.
Tarmizi dalam unggahan di akun media sosial pribadinya yang di kutip KataCyber di (Facebook) dengan nama akun Tarmizi Atjeh, mengatakan bahwa dirinya yang juga turut didampingi wakil bupati terpilih serta tim transisi hadir untuk melakukan rapat perdana dengan pemerintah setempat dalam pembahasan rencana pembentukan Tim RPJM dan membahas masalah serius PDAN Tirta Meulaboh.
“Hari ini saya dan wakil bersama tim transisi melakukan rapat perdana dengan Pemerintah Aceh Barat tentang rencana membentuk Tim RPJM dan membahas masalah serius PDAM Meulaboh,” imbuhnya.
Tarmizi mengungkapkan, PDAM Aceh Barat dinyatakan sakit berdasarkan hasil audit Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan sampai saat ini tidak ada setetes pun air yg mengalir ke rumah masyarakat.
“Walaupun tidak ada dalam visi misi, tidak ada dalam janji kampanye, PDAM menjadi fokus kami karena kebutuhan dasar masyarakat, apalagi akan menghadapi bulan ramadhan,” tuturnya.
Meski demikian, Tarmizi juga mengungkapkan alasannya fokus terhadap langkah strategis untuk mencari solusi yang kongkret terkait persoalan yang tengah dialami daerah yang berimbas kepada masyarakat.
“Kami fokus pada langkah-langkah strategis untuk mencari solusi konkret dalam menjawab persoalan yang sangat serius tersebut,” ucapnya.
Tarmizi memohon kepada Allah SWT untuk dimudahkan dalam mencari solusi untuk kebutuhan masyarakat Aceh Barat. “Semoga Allah SWT mudahkan solusi untuk kebutuhan masyarakat Aceh Barat. Aamiin,” sebutnya dengan rasa penuh peduli.

Selain itu, kata Tarmizi, usai dilakukan kegiatan tersebut, begitu keluar ruangan kami di sambut oleh puluhan tenaga honorer untuk mengadukan persolan kepada pemerintah baru untuk diperjuangkan.
“Senang sekali karena n hari pertama ke kantor bupati sudah ada aspirasi masyarakat yg harus didengar dan diperjuangkan. Namun kami juga sadar bahwa kami belum bisa bekerja maksimal secara administrasi karena belum dilantik menjadi kepala daerah,” pungkasnya.


























































Leave a Review