Aceh Barat Daya Menuju Daerah Berdaya; Saatnya Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Berdiri Sendiri

Penulis Zuhari Alvinda Haris, Duta Wisata Abdya 2023

Sudah lebih dari dua dekade sejak Aceh Barat Daya (Abdya) berdiri sebagai kabupaten hasil pemekaran dari Aceh Selatan pada tahun 2002. Namun, hingga hari ini, Abdya masih belum memiliki Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) yang berdiri sendiri. Ketiga sektor strategis ini justru masih diperlakukan sebagai “bidang tambahan” di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Sudah beberapa periode pergantian Bupati dan Wakil Bupati Abdya namun tidak ada realisasi yang mengarah ke bagian tersebut.

Pariwisata, pemuda, dan olahraga bukan pelengkap pembangunan mereka adalah pilar kemajuan. Abdya memiliki bentang alam yang memikat, budaya yang khas, serta generasi muda yang aktif, kreatif, dan berprestasi. Sayangnya, potensi besar ini terus terhambat karena tidak adanya lembaga teknis yang khusus dan fokus dalam mengelola serta mengembangkan ketiganya secara optimal.

Kita tidak bisa berharap Abdya menjadi daerah yang dikenal secara nasional apalagi internasional jika alokasi anggaran untuk program-program kepemudaan, kepariwisataan, dan olahraga masih digabungkan dengan sektor pendidikan. Akibatnya, banyak pemuda berprestasi, atlet potensial, hingga promosi destinasi wisata hanya berjalan seadanya. Tidak sedikit dari mereka harus berjuang sendiri demi membawa nama baik daerah.

Realitas ini menjadi ironi di tengah jargon “Arah Baru Abdya Maju” yang digaungkan oleh Bupati dan Wakil Bupati. Bagaimana mungkin Abdya ingin maju, jika sistem dan struktur tidak dibenahi sesuai dengan tupoksi sebenarnya.

Sudah saatnya Bupati Abdya, Dr. Safaruddin, S.Sos., M.S.P., merealisasikan pembentukan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga yang berdiri sendiri. Ini adalah kebutuhan mendesak, bukan opsional. Apalagi dalam waktu dekat Abdya akan melaksanakan pemilihan Duta Wisata. Tanpa dukungan kelembagaan yang jelas, kegiatan seperti ini akan terus berisiko menjadi ajang simbolik tanpa daya dorong yang nyata terhadap pengembangan wisata lokal.

Dinas yang mandiri akan memungkinkan pengelolaan program lebih fokus, perencanaan anggaran yang lebih tepat sasaran, dan kolaborasi yang lebih luas baik dengan komunitas lokal maupun mitra regional dan nasional. Lebih penting lagi, ini akan menjadi bentuk nyata penghargaan kepada para pemuda dan pelaku wisata yang selama ini berjuang membawa nama Abdya tanpa dukungan struktural yang memadai.

Kami ingin melihat Abdya sebagai daerah yang bukan hanya kaya potensi, tetapi juga cerdas dalam mengelolanya. Dan itu hanya bisa dimulai dari keberanian mengambil keputusan strategis: membentuk Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga secara mandiri.

Langkah ini bukan hanya tentang membentuk dinas baru. Ini adalah investasi jangka panjang untuk arah baru yang benar-benar maju.

Dan saya sangat yakin bahwa Bapak Bupati dan Wakil Bupati Abdya bisa menanggulangi hal ini. Dengan potensi dan relasi yang besar dimiliki.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi