Katacyber.com | Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memprioritaskan kenyamanan dan keselamatan masyarakat pengguna jalan. Melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Patching Jalan, Dinas PUPR melakukan perbaikan jalan berlubang di sejumlah ruas jalan utama dalam kawasan Kota Meulaboh, Kecamatan Johan Pahlawan.
Pada kegiatan kali ini, sebanyak 153 titik jalan berlubang menjadi target penanganan intensif yang tersebar di berbagai ruas jalan strategis dalam wilayah perkotaan.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, mengatakan perbaikan dilakukan dengan standar teknis yang terukur. Tahapan pekerjaan meliputi pembersihan area yang rusak, penyiapan material aspal, hingga proses penambalan agar permukaan jalan kembali rata dan aman dilalui kendaraan.
“Tim TRC patching jalan kami bekerja setiap hari di lapangan menyisir titik-titik ruas jalan yang mengalami kerusakan. Kami menggunakan mesin Asphalt Mixing Plant (AMP) mini yang sangat membantu mobilitas tim dalam melakukan pengaspalan secara presisi pada titik-titik kerusakan,” ujar Beni Hardi kepada wartawan, Minggu (3/5/2026).
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan serta mencegah kerusakan yang lebih parah di kemudian hari.
Adapun 153 titik jalan berlubang yang ditangani tersebar di sejumlah ruas jalan, antara lain Jalan Manekro (12 titik), Jalan Syiah Kuala (10 titik), Jalan Bungong Jaro (2 titik), Jalan Bhakti Pemuda (4 titik), Jalan Cendrawasih (3 titik), Jalan Garuda (5 titik), Jalan Blang Pulo (4 titik), Jalan Gajah Mada (2 titik), Jalan Swadaya (1 titik), Jalan Teuku Umar (3 titik), Jalan Lueng Aneuk Aye (5 titik), Jalan Geurutee (2 titik), Jalan Iskandar Muda (2 titik), Jalan Perdagangan (11 titik), Jalan Merdeka (3 titik), Jalan Cut Nyak Dhien (3 titik), Jalan Ujong Beurasok (23 titik), Jalan SMU Unggul (5 titik), Jalan Tgk. Dipancu Serambi Mekkah (6 titik), Jalan Putro Ijo Leuhan (40 titik), serta Jalan SD IT (4 titik).
Beni menegaskan, pemeliharaan rutin melalui program patching jalan sangat penting untuk menjaga kondisi jalan tetap mantap dan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
“Dengan tertutupnya lubang-lubang di badan jalan, diharapkan keselamatan pengguna jalan semakin meningkat, aktivitas masyarakat berjalan lancar, dan roda perekonomian di Kota Meulaboh tetap bergerak dengan baik,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap ruas jalan yang mengalami kerusakan.
“Kami berupaya memastikan setiap jengkal jalan di pusat kota berada dalam kondisi baik. Patching jalan ini dilakukan agar kerusakan kecil tidak berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengendara dan meminimalkan risiko kecelakaan,” pungkasnya.
Program patching jalan tersebut mendapat perhatian khusus karena sejumlah ruas yang diperbaiki merupakan jalur dengan tingkat mobilitas kendaraan yang cukup tinggi setiap harinya. Selain menjadi akses utama masyarakat, ruas-ruas jalan tersebut juga berfungsi sebagai penghubung pusat perdagangan, perkantoran, fasilitas pendidikan, dan kawasan permukiman di Kota Meulaboh.
Dalam pelaksanaannya, Tim Reaksi Cepat (TRC) Patching Jalan melakukan pendataan dan evaluasi kondisi lapangan secara berkala untuk menentukan skala prioritas penanganan. Langkah ini dilakukan agar perbaikan dapat tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal terhadap kelancaran arus lalu lintas serta kenyamanan masyarakat pengguna jalan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap dukungan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang telah diperbaiki. Masyarakat juga diimbau untuk melaporkan apabila menemukan kerusakan jalan di wilayahnya sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas dan mencegah terjadinya kerusakan yang lebih luas. (Red)




























































Leave a Review