Aceh Tenggara Darurat Narkoba! Wasekum IPMAT Banda Aceh Dorong Bupati Jalin Kerja Sama dengan BNN-RI

Katacyber.com | Banda Aceh – Wakil Sekretaris Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Tenggara (IPMAT) Banda Aceh, Ragil Al-Matin Daffa, mendorong Bupati Aceh Tenggara H.M. Salim Fakhry, S.E., M.M. untuk membangun komunikasi dan menjalin komitmen kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN-RI) guna memberantas peredaran gelap narkoba di Kabupaten Aceh Tenggara. Hal itu disampaikan Daffa melalui siaran pers kepada media. Senin, (17/11/2025).

Daffa menilai peredaran narkoba di Aceh Tenggara sudah berada pada tingkat yang mengkhawatirkan dan membutuhkan intervensi langsung dari lembaga pusat. Menurutnya, upaya penanganan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan unsur Forkopimda setempat tanpa dukungan strategi yang lebih besar.

“Saya menilai Bupati Aceh Tenggara perlu jemput bola ke BNN-RI sebagai bentuk komitmen pemberantasan narkoba. Peredaran narkoba di Aceh Tenggara begitu masif, sehingga setingkat Forkopimda tidak cukup kuat untuk menekan angka tersebut,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa ancaman narkoba adalah persoalan serius yang berdampak luas pada masa depan generasi muda Aceh Tenggara. Maraknya penyalahgunaan narkoba telah menimbulkan keresahan masyarakat dan memicu berbagai bentuk kriminalitas.

Daffa juga mengungkapkan bahwa Aceh Tenggara kini menjadi jalur lalu lintas dan pusat peredaran narkoba yang berasal dari wilayah Timur Aceh, Barat Aceh, hingga Sumatera Utara. Kondisi ini menyebabkan Aceh Tenggara seolah menjadi “lumbung narkoba” yang dimanfaatkan para bandar.

“Kita simulasikan saja, dari 385 desa dengan rata-rata 10–15 pengguna per desa, minimal belanja paket Rp80 ribu per orang. Ini angka yang sangat besar. Dampaknya, kriminalitas meningkat setiap tahun, bahkan sudah melibatkan pelajar SMA,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pemberantasan narkoba sangat menentukan arah pembangunan Aceh Tenggara ke depan. Jika dibiarkan, ancaman narkoba dapat merusak tatanan sosial dan menghilangkan potensi generasi muda yang kelak menjadi pemimpin daerah.

“Pelajar SMA hari ini adalah pemimpin masa depan. Jika tidak dijaga, dampaknya akan panjang. Mari bersama mendukung Bupati Aceh Tenggara untuk menekan tingginya peredaran narkoba demi lahirnya generasi emas Indonesia,” tutup Daffa.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi