Katacyber.com | Blangpidie – Pegiat muda asal Aceh Barat Daya, Angga Putra Ariyanto, S.H., menyayangkan sekaligus mengutuk keras tindakan penganiayaan terhadap seorang musafir asal Simeulue, Arjuna Tamaraya (21), yang meninggal dunia setelah dikeroyok sejumlah warga di Masjid Agung Sibolga, Sumatera Utara.Kamis, (06/11/2025).
Arjuna diketahui baru pulang melaut dan beristirahat di masjid sebelum kembali ke laut keesokan harinya. Namun, nahas menimpanya lantaran dikeroyok oleh warga yang tidak memperbolehkannya beristirahat di rumah ibadah tersebut.
“Masjid adalah rumah Allah yang seharusnya terbuka bagi siapa pun, terlebih bagi seorang musafir. Semoga para pelaku dihukum dengan hukuman yang setimpal dan adil,” ujar Angga.
Ia juga mendesak Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), untuk bertindak cepat dan memproses kejadian tersebut sebagai bentuk tanggung jawab terhadap martabat masyarakat Aceh.
“Ini bukan sekadar kasus kriminal biasa, tetapi menyangkut marwah orang Aceh di perantauan,” tegasnya.























































Leave a Review