Tim 10 Ekspedisi Patriot Bangun Kandang Komunal Sapi di Wammar

Katacyber.com | Fakfak — Tim 10 Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (UNPAD) memulai pembangunan kandang komunal peternakan sapi melalui peletakan tiang pertama di Desa Wammar, Distrik Tomage, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Jumat (23/10/2026).  Kegiatan ini turut di dampingi oleh Sekretaris Desa Wammar, Rasiyem, sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan sektor peternakan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di kawasan transmigrasi.

Peletakan tiang pertama tersebut menjadi langkah awal dalam menghadirkan fasilitas peternakan bersama yang diharapkan mampu meningkatkan tata kelola pemeliharaan sapi secara lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan. Pembangunan kandang komunal ini juga merupakan bagian dari upaya Tim 10 Ekspedisi Patriot dalam mengidentifikasi dan mengembangkan potensi lokal melalui penguatan sektor peternakan di Distrik Tomage.

Kandang komunal ini diharapkan menjadi model percontohan kandang standar peternakan sapi yang dapat dijadikan rujukan bagi masyarakat dan kelompok peternak di wilayah sekitarnya. Standar pengelolaan yang baik perlu mencakup kelayakan konstruksi kandang, sanitasi lingkungan, kesehatan ternak, ketersediaan air bersih, serta sistem penyediaan pakan yang berkelanjutan.

Pengembangan kandang komunal juga diarahkan untuk memperkuat praktik peternakan berbasis komunitas. Melalui fasilitas bersama, peternak diharapkan dapat membangun pola kerja yang lebih terorganisasi, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pemeliharaan sapi, serta memperkuat kolaborasi dalam mengatasi berbagai tantangan peternakan.

Salah satu aspek penting dalam pengembangan peternakan di Distrik Tomage adalah ketersediaan pakan dan air, terutama ketika menghadapi musim kemarau. Oleh karena itu, pembangunan kandang komunal diharapkan dapat diintegrasikan dengan penyediaan lahan hijauan pakan ternak, pengembangan teknologi pengawetan pakan seperti silase, serta pengelolaan limbah ternak menjadi pupuk organik. Pendekatan ini penting untuk mendukung efisiensi usaha peternakan sekaligus mengurangi ketergantungan pada ketersediaan pakan segar setiap hari.

Kehadiran kandang komunal juga diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi para peternak untuk menerapkan praktik peternakan yang lebih baik. Dengan adanya model percontohan, masyarakat dapat melihat secara langsung penerapan pengelolaan kandang, pemeliharaan ternak, pengaturan pakan, hingga pengelolaan limbah yang dapat mendukung produktivitas usaha peternakan.

Pendampingan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan tersebut selaras dengan kebutuhan masyarakat. Sinergi antara Tim 10 Ekspedisi Patriot UNPAD dan Pemerintah Desa Wammar diharapkan mampu memperkuat partisipasi masyarakat, membangun rasa memiliki terhadap fasilitas bersama, serta mendorong pengelolaan kandang secara kolektif dan bertanggung jawab.

Dalam jangka panjang, kandang komunal ini diharapkan tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat pemeliharaan sapi, tetapi juga berkembang menjadi pusat penguatan kapasitas peternak dan pengembangan usaha berbasis komunitas. Apabila dikelola secara konsisten, model ini berpotensi direplikasi di desa-desa lain di Distrik Tomage dan kawasan transmigrasi Kabupaten Fakfak.

Melalui pembangunan ini, Tim 10 Ekspedisi Patriot UNPAD berupaya mendorong pengembangan peternakan yang tidak berhenti pada penyediaan sarana fisik, tetapi juga menyentuh aspek kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan keberlanjutan usaha masyarakat.

Pembangunan kandang komunal di Desa Wammar menjadi salah satu langkah awal untuk mengoptimalkan potensi peternakan lokal, memperkuat kemandirian peternak, serta membangun fondasi ekonomi masyarakat yang produktif dan berkelanjutan di Distrik Tomage, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi