Banda Aceh— Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional atau STPN kembali membuka Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Tahun Akademik 2026/2027. Informasi ini menjadi kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa, khususnya yang memiliki minat di bidang agraria, pertanahan, tata ruang, survei, pemetaan, serta informasi pertanahan.
Politeknik Agraria STPN merupakan perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional yang berlokasi di Yogyakarta. Melalui pendidikan vokasi berbasis pertanahan, STPN menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknis dan profesional untuk mendukung penyelenggaraan layanan pertanahan di Indonesia.
Pada penerimaan tahun ini, terdapat beberapa program studi Sarjana Terapan atau D4 yang dapat dipilih oleh calon taruna, yaitu Pertanahan, Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah, Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan, serta Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan. Program studi tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan tenaga profesional di sektor agraria, pertanahan, tata ruang, dan geospasial.
Adapun pendaftaran dan pembayaran biaya seleksi dilaksanakan secara daring mulai25 Mei sampai dengan 18 Juni 2026. Setelah itu, tahapan seleksi dilanjutkan dengan pengumuman seleksi administrasi pada24 Juni 2026, pelaksanaan Computer Based Test atau CBT pada1–4 Juli 2026, pengumuman hasil CBT pada9 Juli 2026, serta tes kesehatan, kesamaptaan, dan wawancara pada13–15 Juli 2026. Pengumuman kelulusan akhir dijadwalkan pada22 Juli 2026, dilanjutkan daftar ulang pada23 Juli 2026.
Calon peserta perlu memperhatikan sejumlah persyaratan umum, di antaranya Warga Negara Indonesia, memiliki KTP, sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, tidak pernah terlibat tindak pidana, melampirkan SKCK, belum menikah, serta memenuhi batas usia sesuai jalur penerimaan. Untuk jalur umum, batas usia maksimal adalah21 tahun per 31 Agustus 2026, sedangkan jalur tugas belajar maksimal28 tahun per 31 Agustus 2026.
Selain itu, calon peserta juga wajib memenuhi ketentuan akademik. Lulusan sebelum tahun 2026 harus memiliki rata-rata nilai ijazah minimal 75, sementara lulusan tahun 2026 dapat menggunakan nilai SKL minimal 75 atau nilai rapor semester 1 sampai dengan semester 5 dengan rata-rata minimal 75 apabila belum memiliki SKL.
Kantor Pertanahan Kota Banda Aceh mengajak para pelajar dan generasi muda yang berminat di bidang pertanahan untuk terus memantau informasi resmi mengenai SPTB Politeknik Agraria STPN melalui kanal resmi STPN. Kesempatan ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang siap berkontribusi dalam pembangunan agraria, tata ruang, dan pelayanan pertanahan yang semakin modern.
Perlu diketahui, lulusan Politeknik Agraria STPN tidak otomatis diangkat menjadi CPNS. Namun, lulusan tetap memiliki peluang untuk mengikuti seleksi CPNS maupun PPPK sesuai formasi yang tersedia di Kementerian ATR/BPN, kementerian/lembaga lain, pemerintah daerah, maupun berkarier di sektor pertanahan, survei pemetaan, KJSB, KJPP, PPAT, notaris, BUMN/BUMD, dan perusahaan terkait.



























































Leave a Review