Katacyber.com ǀ Jakarta – Para peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) kembali menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk protes terhadap kejanggalan dalam proses rekrutmen program tersebut. Aksi ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan dan berlangsung di dua titik strategis: Universitas Pertahanan RI (UNHAN) Kampus Salemba dan kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta (29 April 2025).
Para peserta menilai bahwa proses rekrutmen SPPI yang berlangsung belum mencerminkan asas transparansi dan keadilan, khususnya dalam hal sistem penilaian dan seleksi. Hingga saat ini, tidak ada kejelasan mengenai mekanisme penilaian yang digunakan, yang memicu kekecewaan dan keresahan di kalangan peserta.
Aksi ini dihadiri oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jakarta, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, dan Lampung. Kehadiran mereka mencerminkan kepedulian dan semangat kolektif untuk memperjuangkan keadilan dan integritas dalam pelaksanaan program SPPI.
Hingga aksi ini berlangsung, belum ada tanggapan resmi dari pihak Universitas Pertahanan RI (UNHAN) terkait tuntutan dan aspirasi yang disampaikan oleh para peserta SPPI.
Para peserta berharap agar pihak terkait segera memberikan klarifikasi dan membuka ruang dialog terbuka guna menyelesaikan persoalan ini secara adil dan transparan.























































Leave a Review