DPRK Sabang Minta Pemko Terus Perkuat Pengawasan Distribusi Bahan Pokok

Katacyber.com | Sabang – Menanggapi turunnya harga sejumlah bahan pokok di Pasar Induk Sabang, Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang meminta Pemerintah Kota (Pemko) Sabang untuk terus memperkuat pengawasan dan memastikan stabilitas distribusi barang kebutuhan pokok agar tidak terjadi lonjakan harga secara tiba-tiba, terutama menjelang akhir tahun.

Wakil Ketua DPRK Sabang, Albina Arahman, menyebut bahwa penurunan harga beras, telur, dan bahan pangan lainnya merupakan sinyal positif bagi ekonomi masyarakat, namun situasi ini harus dijaga dengan strategi distribusi yang konsisten dan koordinasi lintas sektor.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Pemko Sabang dalam menjaga stabilitas harga, namun pengawasan tidak boleh kendor. Jalur distribusi ke Sabang sangat bergantung pada cuaca dan transportasi laut, sehingga perlu sistem pengendalian stok yang lebih terukur,” ujarnya, Jumat (12/9/2025).

Albina menegaskan bahwa DPRK Sabang siap mendukung kebijakan anggaran yang berpihak pada stabilitas pangan, termasuk upaya memperkuat kerja sama dengan Bulog dan pelaku usaha lokal.

“Distribusi bahan pokok yang lancar akan menjaga daya beli masyarakat. DPRK akan terus mengawal agar tidak terjadi kelangkaan maupun spekulasi harga oleh pihak-pihak tertentu,” tambahnya.

Selain itu, ia juga mendorong agar Pemko Sabang lebih sering melakukan operasi pasar dan pendataan stok bahan pokok di tingkat distributor dan pedagang, guna memastikan pasokan tetap aman.

Menurut Albina, keterlibatan DPRK bukan hanya dalam fungsi pengawasan, tetapi juga sebagai jembatan aspirasi antara pedagang dan pemerintah.

“Kami menerima banyak masukan dari masyarakat dan pedagang yang berharap agar Pemko menjaga komunikasi intensif terkait jadwal kapal dan pasokan logistik dari Banda Aceh. Ini harus diantisipasi sejak dini agar harga tetap stabil,” katanya.

Dengan penurunan harga beras dari Rp250 ribu menjadi Rp240 ribu per sak dan stabilnya harga kebutuhan lain seperti gula dan minyak, DPRK menilai upaya pengendalian pasar oleh Pemko sudah berjalan efektif. Namun, Albina menegaskan bahwa tantangan utama justru pada ketahanan stok jangka panjang, terutama saat musim gelombang tinggi.

“Sabang perlu punya sistem logistik yang tangguh. Jangan sampai distribusi terhambat dan berdampak pada harga di pasar. DPRK akan terus mendorong kebijakan yang menjamin keseimbangan antara kepentingan pedagang dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi