Bantu Mahasiswa Melawan Penyakit Kompliasi, Ormawa Laksanakan Program Ushuluddin Peduli

Katacyber.com | Banda Aceh – Civitas akademika, organisasi kemahasiswaan (Ormawa), dan mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Ar-Raniry Banda Aceh melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu Siti Maisura, mahasiswi FUF yang tengah berjuang melawan komplikasi penyakit yang dideritanya, Selasa (29/04/2025).

Siti Maisura diketahui mengalami komplikasi penyakit berupa bocor paru-paru, gangguan jantung, autoimun, dan pengeroposan tulang. Kondisinya yang kian melemah mendorong berbagai pihak di lingkungan fakultas untuk bersatu menggalang solidaritas kemanusiaan.

Aksi penggalangan dana berlangsung selama tiga hari, dari Selasa hingga Kamis (29 April–1 Mei 2025), serta dibuka juga donasi terbuka melalui media sosial. Dari kegiatan tersebut, terkumpul donasi sebesar Rp3.420.000.

Dana yang terkumpul kemudian diserahkan langsung kepada pihak keluarga di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA), Banda Aceh, usai salat Jumat (02/05/2025) sekitar pukul 15.30 WIB.

Penyerahan donasi turut dihadiri oleh Wakil Dekan III FUF Bidang Kemahasiswaan, Dr. Mawardi, S.Th.I., M.A., Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FUF Zuhari Alvinda Haris beserta pengurus, Wakil Ketua I Senat Mahasiswa (SEMA) FUF Miftahul Khair, Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Nabil Mubarak, serta Ketua HMP Aqidah dan Filsafat Islam Rahimmuddin.

Zuhari Alvinda Haris menyampaikan bahwa aksi solidaritas ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama mahasiswa yang sedang dalam kondisi sulit.

“Ketika kami mendengar ada teman satu fakultas yang mengalami sakit berat, kami merasa ikut terluka. Dari dasar kemanusiaan itu, kami mengajak seluruh elemen di FUF untuk bersama-sama membantu meringankan beban keluarga Siti Maisura,” ujarnya.

Zuhari juga mengajak mahasiswa untuk menumbuhkan empati dan kesadaran sosial terhadap penderitaan sesama. “Jika situasi ini menimpa keluarga kita sendiri dan tak ada satu pun yang peduli, tentu rasanya akan sangat menyakitkan. Maka melalui aksi ini, kita hadir tanpa memandang status, jabatan, ataupun latar belakang,” tambahnya.

Ia berharap aksi ini menjadi pemantik gerakan solidaritas yang lebih luas, termasuk perhatian dari pemangku kebijakan di tingkat daerah.

“Kami berharap pemerintah Kabupaten Aceh Besar, DPRK Aceh Besar, dan para tokoh masyarakat dapat turut hadir dan menindaklanjuti kondisi yang dialami keluarga Siti Maisura,” tutup Zuhari.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi