Katacyber.com | Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melakukan peningkatan ruas jalan yang menjadi akses utama menuju Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Samatiga serta sejumlah fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.
Peningkatan jalan ini merupakan bentuk respons pemerintah daerah terhadap keluhan masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan berlubang. Saat musim hujan, ruas jalan tersebut kerap tergenang air sehingga menyulitkan masyarakat yang melintas, khususnya warga yang hendak berobat ke puskesmas.
Kondisi jalan yang rusak juga menjadi kendala bagi kendaraan layanan kesehatan, termasuk ambulans yang mengangkut pasien menuju Puskesmas Samatiga maupun pasien rujukan yang harus dibawa ke rumah sakit di Kota Meulaboh. Situasi ini kerap menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama ketika terjadi kondisi darurat pada malam hari.
Selain sebagai akses menuju fasilitas kesehatan, ruas jalan tersebut juga merupakan jalur vital menuju sejumlah fasilitas pendidikan di Kecamatan Samatiga. Setiap hari jalan itu dilintasi oleh guru, siswa, serta orang tua yang mengantar anak-anak mereka ke sekolah. Oleh karena itu, perbaikan jalan dinilai sangat penting untuk menunjang kelancaran aktivitas pendidikan dan mobilitas masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, kepada media ini, Rabu (4/3/2026) mengatakan peningkatan ruas jalan menuju Puskesmas Samatiga dilakukan dengan panjang penanganan sekitar 500 meter dan lebar aspal 4 meter. Selain itu, pengerjaan juga mencakup pembangunan bahu jalan di sisi kiri dan kanan masing-masing selebar 1 meter.
“Peningkatan jalan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperbaiki infrastruktur yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik, khususnya akses menuju fasilitas kesehatan dan pendidikan,” ujar Fadly.
Ia menjelaskan, saat ini pekerjaan masih berada pada tahap pengerjaan lapis pondasi sebagai dasar sebelum dilakukan pengaspalan. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Rahmad dengan pagu anggaran sebesar Rp1.330.400.000 yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun Anggaran 2026.
Menurutnya, pekerjaan jalan ini ditargetkan selesai pada Juni 2026 sesuai dengan dokumen kontrak yang telah disepakati.
Fadly berharap, dengan peningkatan ruas jalan tersebut, mobilitas masyarakat menuju Puskesmas Samatiga dan fasilitas pendidikan di wilayah itu akan menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman.
“Dengan akses jalan yang lebih baik, pelayanan kesehatan akan semakin cepat dijangkau masyarakat. Selain itu, perbaikan jalan ini juga diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar wilayah Samatiga,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan proyek tersebut dilakukan dengan memperhatikan standar teknis konstruksi jalan yang berlaku, mulai dari tahap perencanaan hingga pengawasan di lapangan.
“Pengawasan akan terus dilakukan agar kualitas pekerjaan benar-benar terjaga sehingga jalan yang dibangun dapat bertahan lama dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)




























































Leave a Review