Revitalisasi Pasar Dinilai Tak Berdampak Pada Ramainya Pengunjung, Ketua DPD APPSI OKI: Ini Harus Dicarikan Solusinya

Katacyber.com | OKI – Kunjungan Anggota DPR RI Komisi V, Ir. H. Ishak Mekki, MM bersama rombongan ke Gedung Shopping Center Pasar Kayuagung Kabunaten OKImemicupembicaraan hangat di kalangan pedagang setempat.

Menurut para pedagang, setiap pejabat turun ke pasar tentu memiliki maksud dan tujuan tertentu, apalagi jika turut didampingi pejabat pemerintah daerah dan pengelola pasar.

“Kami sudah mendengar isu akan ada renovasi atau revitalisasi gedung Shopping Center ini,” ujar salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya, (21/11/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Ishak Mekki menyampaikan bahwa gedung yang dibangun sejak tahun 1984 itu kini kondisinya banyak yang harus dibenahi. Ia berharap revitalisasi nantinya dapat membuat gedung tersebut menjadi lebih baik, menarik, dan mampu menjadi pusat perbelanjaan modern bagi masyarakat Kabupaten OKI.

Sebelum kunjungan anggota DPR RI tersebut, Bupati dan Wakil Bupati OKI juga telah beberapa kali meninjau gedung Shopping Center Pasar Kayuagung. Mereka tentu telah mengetahui kondisi pasar yang saat ini semakin sepi. Banyak toko pedagang yang tutup karena minim pembeli dan menurunnya jumlah pengunjung.

Ketua DPD APPSI OKI, Yarlis, mengapresiasi kepedulian Bupati OKI. Ia berharap kunjungan tersebut disertai dialog yang nyata antara pemerintah daerah dan pedagang.

“Pedagang sebenarnya menyambut baik upaya revitalisasi, tetapi pemerintah daerah harus memahami akar masalahnya: pasar sepi. Ini yang harus menjadi perhatian utama dan dicarikan solusinya,” ujarnya.

Yarlis menegaskan, pemerintah daerah jangan hanya pandai membangun atau merevitalisasi, tetapi harus mampu mengelola dan membuat pasar kembali ramai.

“Jika tidak, pembangunan dengan anggaran besar hanya akan menjadi mubazir. APPSI juga berharap pemerintah memastikan pedagang tidak menjadi pihak yang terbebani dan dirugikan, terutama terkait biaya toko atau kios setelah revitalisasi, apalagi fasilitas tersebut sebelumnya sudah dianggarkan.” katanya.

Ia mengingatkan bahwa masalah serupa sudah terjadi pada beberapa lokasi pasar di Kayuagung, di mana aset yang telah dibangun justru terbengkalai. Hal itu harus menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah.

“Pedagang sangat terbuka untuk diajak berkomunikasi. Pedagang tahu pasar seperti apa yang mereka butuhkan. Kami berharap apa pun yang dibangun nantinya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan pedagang,” tegasnya.

Yarlis berharap agar pemerintah daerah OKI dan pengelola pasar bersedia berdialog dan berdiskusi dengan pedagang mengenai rencana strategis revitalisasi Shopping Center.

Ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab pemerintah dalam penataan dan pengelolaan pasar setelah revitalisasi dilakukan.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi