Viral! Video Diduga Anggota DPRK Simeuleue Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Medan 

Foto: Screenshot Video Diduga Anggota DPRK Simeuleue Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Medan 

Katacyber.com | Simeulue – Sebuah video berdurasi 1 menit 54 detik yang menampilkan seorang pria diduga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue terjaring razia di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kota Medan, viral di sejumlah grup WhatsApp pada Rabu (5/11/2025).

Dalam video tersebut, pria yang mengenakan kaus oblong berwarna coklat dan topi hitam terlihat tengah berada di lokasi razia yang dilakukan aparat Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut). Ia tampak tenang sambil mengisap rokok, sementara petugas kepolisian melakukan pemeriksaan dan tes urine di tempat. Beberapa wanita berpakaian terbuka juga tampak berada di sekitar lokasi saat razia berlangsung. Selain itu, juga tampak terlihat beberapa botol minuman yang diduga minuman keras.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari situs resmi www.kpksigap.com, hasil pemeriksaan tes urine menunjukkan bahwa pria yang diduga anggota dewan berinisial (AS) tersebut positif mengandung zat amphetamine/metamphetamine, yang merupakan golongan narkotika. Namun hingga kini, identitas resmi pria tersebut belum secara terbuka dikonfirmasi oleh pihak berwenang maupun pihak DPRK Simeulue.

Razia tersebut merupakan bagian dari operasi besar yang dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, pada Senin malam (3/11/2025) hingga Selasa dini hari (4/11/2025). Kegiatan ini dilakukan di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Medan sebagai upaya menekan peredaran gelap narkoba dan menjaga ketertiban umum.

Dalam operasi tersebut, polisi melakukan pemeriksaan identitas dan tes urine terhadap puluhan pengunjung. Beberapa orang dilaporkan positif narkoba dan langsung dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lanjutan.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak DPRK Simeulue melalui Ketua Dewan Kehormatan (Bada Kehormatan) DPRD Kabupaten Simeulue Andi Millian saat dikonfirmasi Sabtu (9/11/2025) belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keterlibatan salah satu anggotanya dalam peristiwa tersebut.

Kasus ini menjadi sorotan publik, terutama karena melibatkan sosok yang disebut-sebut merupakan pejabat publik dari Kabupaten Simeulue. Masyarakat mendesak agar pihak kepolisian dan DPRK Simeulue segera memberikan klarifikasi terbuka untuk menjaga transparansi dan kepercayaan publik. (*)

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi