11 Tahun PSI: Kekuatan Baru untuk Indonesia Maju

Oleh: Ibnu Arsib (Anggota Partai Solidaritas Indonesia)

Usia sebelas tahun bukan hanya sekadar angka, tapi momentum penting bagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai pengingat untuk meneguhkan kembali identitas politiknya sekaligus menata ulang arah gerak ke depan. Sejak berdiri pada 16 November 2014, PSI hadir sebagai partai muda yang membawa semangat perubahan, menawarkan alternatif politik yang lebih segar, dan mengusung nilai-nilai antikorupsi, toleransi, serta keterbukaan.

Saat ini, PSI telah berusia sebelas tahun. Ia lahir untuk menyegarkan politik Indonesia dan tumbuh bersama rakyat. Pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, PSI mendapatkan suara kepercayaan rakyat Indonesia sebanyak 1,89 persen, meloloskan 73 anggota legislatif (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) di sejumlah Prov/Kab/Kota. Lima tahun kemudian, tepatnya Pemilu 2024, kepercayaan rakyat Indonesia terhadap PSI meningkat hampir dua kali lipat, yakni memperoleh 2,8 persen suara nasional. Sedangkan di tingkat daerah, 181 orang kader menduduki kursi DPRD. Kemudian dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024, PSI memenangkan 15 orang kader sebagai kepala daerah.

Pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024, bersama koalisi, berhasil berjuang memenangkan Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Bukan hanya dipercaya oleh rakyat Indonesia, PSI juga dipercaya oleh pemerintahan yang baru untuk mengabdikan kader-kadernya dalam Kabinet Merah Putih dengan mempercayakan kepada tiga kader terbaik PSI, yaitu: Raja Juli Antoni sebagai Menteri Kehutanan; Isyana Bagoes Oka sebagai Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Kelaurga/BKKBN; dan Giring Ganesha sebagai Wakil Menteri Kebudayaan.

Di tengah menurunnya kepercayaan publik terhadap partai politik, PSI hadir menawarkan harapan baru melalui komitmen antikorupsi dan transparansi publik. Keberanian menyuarakan isu-isu sensitive, mulai dari intoleransi, kekerasan berbasis identitas, sampai isu diskriminasi, menjadi pembeda dari partai-partai lama yang cenderung berhati-hati.

Di usia sebelas tahun ini, nilai-nilai itu masih perlu dipertahankan. Namun membuktikannya tidak cukup hanya melalui retorika. Saat PSI mulai menempatkan kadernya di lembaga legislatif dan pemerintahan, integritas benar-benar hadir dalam keputusan politik, bukan hanya dalam poster kampanye.

Dalam setiap perjalanan karir politik, tidak ada partai politik yang tumbuh tanpa kritik. PSI pun demikian. Selama perjalanan sebelas tahun, mereka kerap dianggap terlalu mengandalkan panggung media sosial, terlalu vokal tanpa perhitungan politik matang, atau kurang menyentuh basis masyarakat di tingkat bawah.Kritik-kritik itu menjadi vitamin, bukan beban, sebab PSI adalah partai super terbuka, tidak anti kritik. Seiring bertambahnya usia, PSI terus mengevaluasi diri. Ketegasan dan keberanian bersuara harus diimbangi kedalaman analisis, kedewasaan politik, serta kemampuan membangun komunikasi dengan semua kelompok masyarakat, termasuk mereka yang tidak aktif di ruang digital. Itulah mengapa 11 Tahun PSI mengusung tema atau slogan Udayah NavasaktihKebangkitan PSI Kekuatan Baru Indonesia Maju.

Di era politik yang semakin hari semakin kencang dinamikanya, salah satu modal terbesar PSI adalah kesempatan membawa wajah-wajah muda ke ruang politik. Dengan demografi Indonesia yang didominasi generasi milenial dan Gen Z, PSI memiliki ruang besar untuk menegaskan diri sebagai jembatan aspirasi tunas bangsa (anak-anak muda). Bukan hanya jembatan aspirasi, PSI menjadi tempat untuk mewujudkan mimpi anak-anak bangsa. Sehingga PSI sangat cocok menjadi wadah pemuda-pemuda Indonesia.

Sebelas tahun adalah usia yang cukup matang untuk sebuah partai memastikan pijakan organisasinya.PSI terus berkembang memperluas basis atau pun struktur dari pusat (DPP), provinsi (DPW), kabupaten/kota (DPD), kecamatan (DPC), hingga desa/kelurahan (DPRT). Dalam sambutan peringatan ulang tahun PSI ke-11, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mengatakan bahwa, membesarkan atau menguatkan PSI adalah bagaimana memperkuat struktur di PSI dari pusat hingga desa-desa.

Sebuah partai tidak akan maju hanya dengan popularitas elite dan kampanye digital. Politik Indonesia dibangun di atas fondasi kerja lapangan, konsolidasi kader, dan kedekatan dengan masyarakat sehari-hari. Atas dasar itu PSI terus rutin hadir di pasar, kampung, lingkungan padat penduduk, hingga daerah terpencil, tempat suara politik sesungguhnya dibangun. Peduli pada masyarakat yang terkena dampak bencana alam, seperti yang ditunjukkan oleh Kaesang Pangarep beberapa hari lalu memberikan bantuan pada masyarakat yang terkena dampak banjir bandang di Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.

PSI juga mengusung visi besar Indonesia Maju. Dalam demokrasi, semua partai memiliki tanggung jawab yang sama untuk menyumbangkan langkah progresif. PSI memainkan peran penting melalui:mendorong kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan; memperkuat akuntabilitas pemerintah; mengawal isu toleransi yang semakin krusial; menghidupkan budaya politik yang bersih dan profesional.

PSI menempatkan transparansi sebagai prinsip utama dengan membangun partai yang terbuka, inklusif, dan menghargai keberagaman seluruh warga negara tanpa membedakan suku, ras, maupun agama. Komitmen ini tercermin dalam mekanisme perekrutan kader yang disiapkan untuk bertugas di lembaga legislatif maupun eksekutif, di mana proses seleksinya dilakukan secara rasional dan objektif.

Partai berlambang gajah ini dikelola oleh mayorits aktivis muda yang sebelumnya tidak berasal dari struktur partai politik tradisional. Langkah ini dimaksudkan untuk memutus pola, semangat, dan budaya buruk yang kerap melekat pada partai-partai lama. Para penggerak partai umumnya berusia di bawah 45 tahun, dengan rata-rata di kisaran 30-an. Komposisi tersebut dipilih untuk membuka ruang lebih luas bagi generasi muda agar terlibat aktif dalam menentukan arah bangsa, sekaligus menolak praktik gerontokrasi, yakni dominasi politik oleh kelompok usia tua dengan pendekatan lama yang dianggap tidak relevan lagi. PSI menjadi ener baru untuk Indonesia maju. Anak-anak muda dari daerah hingga pusat sudah sangat cocok menjadikan PSI sebagai wadah perjuangan dan pengabdian untuk Indonesia Maju.

Sebelas tahun bagi PSI bukan sekadar angka, tapi sebagai bukti bahwa PSI terus berkembangan dan cintai rakyat, dan membuktikan bahwa PSI berkontribusi membangun Indonesia. Dengan visi, misi serta kerja konkretnya, PSI akan menjadi partai yang besar dan dicintai oleh rakyat Indonesia, terkhusus tunas-tunas bangsa. PSI menjadi kekuatan baru untuk Indonesia maju. Selamat ulang tahun PSI…!

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi