Wacana Pemekaran Provinsi ALA Menguat, GEMPAR Tegaskan Aspirasi Rakyat Wilayah Tengah

Katacyber.com | Takengon, Jumat — Wacana pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) kembali mencuat sebagai bentuk aspirasi dari lima daerah yang merasa terpinggirkan dari pembangunan selama ini. Lima daerah pengusul Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Kota Subulussalam menegaskan komitmen mereka untuk memperjuangkan pembentukan provinsi baru demi pemerataan dan keadilan pembangunan.Jumat, (09/05/ 2025).

Ketua Umum Gerakan Mahasiswa dan Pemuda untuk ALA (GEMPAR), Gilang Gentawar, menegaskan bahwa perjuangan pemekaran ini bukan sekadar wacana politik, melainkan lahir dari keresahan masyarakat di wilayah tengah Aceh yang merasa pembangunan tidak merata dan pelayanan publik belum optimal.

“Ini adalah aspirasi masyarakat yang telah lama kami bawa. Pemekaran bukan soal kekuasaan, tetapi tentang keadilan pembangunan yang selama ini tidak berpihak,” ujar Gilang.

Ia menambahkan, wilayah-wilayah yang mengusulkan pembentukan Provinsi ALA memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar, namun masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan perhatian pemerintah yang minim. Kondisi ini, menurutnya, menjadi alasan mendasar mengapa pemekaran harus kembali diperjuangkan.

Gilang juga menyebutkan bahwa GEMPAR ALA akan menggalang konsolidasi lintas daerah guna memperkuat barisan perjuangan. Mereka akan melakukan pendekatan strategis ke berbagai pihak, termasuk Pemerintah Pusat, DPR RI, dan kementerian terkait, agar pemekaran ini bisa masuk dalam agenda politik nasional.

“Jika pusat serius mengevaluasi Daerah Otonomi Baru (DOB), maka ALA seharusnya menjadi prioritas. Ini bukan proyek elite, tetapi perjuangan rakyat,” tegasnya.

GEMPAR ALA berharap pemekaran ini dapat menjadi jalan bagi daerah-daerah di wilayah tengah Aceh untuk mengejar ketertinggalan dan memperkuat pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan rakyat.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi