Katacyber.com | Sabang – Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Pariwisata berencana mengembangkan kawasan wisata Pasir Putih pada 2026 mendatang. Destinasi baru ini diharapkan menjadi alternatif bagi wisatawan sekaligus mengurangi penumpukan pengunjung di Pantai Iboih dan Tugu Kilometer Nol, yang selama ini menjadi magnet utama kota wisata paling barat Indonesia.
Pantai Pasir Putih terletak di Desa Paya, Kecamatan Sukamakmue. Kawasan ini memiliki panorama laut alami dan hamparan pasir putih yang panjang, sehingga memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan baru.
Kepala Bidang Destinasi & Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Sabang, Zulfikar, menjelaskan bahwa pengembangan Pasir Putih masuk dalam rencana jangka menengah pemerintah daerah.
“Tujuannya agar ekonomi masyarakat lebih merata. Jangan sampai wisatawan hanya menumpuk di Iboih dan Kilometer Nol. Kita ingin menambah destinasi unggulan lain yang bisa menjadi alternatif,” ujarnya,(18/11/2025).
Zulfikar menambahkan, pengembangan kawasan Pasir Putih memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait aturan sepadan pantai.
“Sabang ini kepulauan, sehingga pemanfaatan ruang laut dan sepadan pantai harus mendapat izin dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Karena itu, kami sudah memulai kajian lebih dulu,” jelasnya.
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya keberlanjutan lingkungan dalam pengembangan kawasan ini. Masyarakat dan pelaku usaha lokal akan dilibatkan agar manfaat ekonomi langsung dirasakan oleh warga sekitar.
“Harapan kami, dengan adanya Pasir Putih sebagai destinasi baru, wisatawan memiliki lebih banyak pilihan. Ini juga bagian dari strategi untuk memperpanjang lama tinggal wisatawan di Sabang,” tambah Zulfikar.
Dengan langkah ini, Sabang tidak hanya menambah destinasi wisata, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal dan pengalaman wisatawan yang lebih beragam, menjadikan kota ini semakin menarik sebagai tujuan pariwisata unggulan nasional.























































Leave a Review