Katacyber.com | Kayuagung – Wacana Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) untuk mendirikan OKI Mart di lokasi pasar menuai sorotan dari Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI). Hal ini disampaikan Ketua DPD APPSI OKI, Yarlis, usai berkomunikasi dengan Kepala Dinas Perdagangan OKI, Ir. Sahrul, M.Si, melalui pesan WhatsApp beberapa waktu lalu.
Menurut Kadis Perdagangan OKI, pendirian OKI Mart bertujuan menjaga ketersediaan stok barang kebutuhan pokok di pasar serta memastikan stabilitas harga. Komoditas seperti beras, minyak, gula, dan sayuran diharapkan dapat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau melalui keberadaan OKI Mart.
Namun, Ketua DPD APPSI OKI, Yarlis, mengingatkan bahwa sebagai organisasi pedagang pasar, pihaknya berharap keberadaan OKI Mart tidak menimbulkan permasalahan baru. “Hal ini perlu diantisipasi sejak awal dengan melakukan sosialisasi kepada pedagang, agar mereka memahami maksud dan tujuan pendirian OKI Mart tersebut,” ujarnya kepada media ini. Rabu (24/09/2025).
Lebih lanjut, Yarlis menambahkan bahwa sebagian masyarakat beranggapan OKI Mart tidak berbeda dengan jaringan ritel modern lain seperti Alfamart dan Indomaret, yang kini menjamur hingga di sekitar pasar. Kondisi ini tentu sangat merugikan pedagang tradisional apabila tidak diatur secara bijak.
“Kami mengharapkan adanya regulasi yang jelas agar keberadaan OKI Mart dapat diterima serta memberikan dampak positif bagi pedagang pasar. Aturan yang dimaksud termasuk mengenai objek atau kalangan yang diperbolehkan berbelanja ke OKI Mart,” tegasnya.
Yarlis juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan APPSI OKI dalam manajemen OKI Mart ke depan. “APPSI siap dilibatkan agar pengelolaan OKI Mart dapat berjalan dengan baik dan benar-benar bermanfaat bagi pedagang maupun masyarakat,” pungkasnya.


























































Leave a Review