Katacyber.com | Meulaboh – Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Teuku Umar (UTU) menggelar konferensi pers terkait tahapan dan jadwal resmi Pemilihan Rektor periode 2026–2030. Kegiatan tersebut menandai dimulainya proses penjaringan calon rektor yang akan menggantikan pimpinan sebelumnya, yang masa jabatannya berakhir pada 30 Juni 2026.
Ketua Panitia Pelaksana Pilrek UTU, T. Alamsyah, dalam keterangannya menyampaikan bahwa proses penjaringan bakal calon rektor dilakukan secara terbuka dan umum, dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta profesionalitas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Pemilihan rektor merupakan momentum strategis bagi kemajuan institusi. Oleh karena itu, seluruh tahapan kami laksanakan secara terbuka agar memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh pihak yang memenuhi persyaratan. Kami berkomitmen menjaga integritas proses ini agar tetap objektif, transparan, serta bebas dari segala bentuk intervensi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa panitia bekerja secara independen dan profesional untuk memastikan seluruh mekanisme berjalan sesuai jadwal. Menurutnya, keterbukaan informasi kepada publik menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan sivitas akademika maupun masyarakat luas terhadap proses demokratis di lingkungan perguruan tinggi.
“UTU sebagai institusi pendidikan tinggi negeri memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, kami berharap proses pemilihan ini mampu melahirkan pemimpin yang memiliki visi kuat, integritas tinggi, serta kemampuan manajerial yang mumpuni untuk membawa UTU semakin maju dan kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Tahapan Penjaringan
Adapun tahapan penjaringan bakal calon rektor meliputi:
Pengumuman penjaringan: 18 Februari – 3 Maret 2026
Pendaftaran bakal calon dan penerimaan berkas lamaran: 18 Februari – 3 Maret 2026
Seleksi administrasi: 5 – 6 Maret 2026
Penyerahan hasil seleksi administrasi: 6 Maret 2026
Penetapan bakal calon: 6 Maret 2026
Pengumuman bakal calon: 10 Maret 2026
Tahapan Penyaringan
Sementara itu, tahapan penyaringan akan dilaksanakan sebagai berikut:
Sosialisasi bakal calon: 16 – 20 April 2026
Penyerahan visi, misi, dan program kerja bakal calon: 21 April 2026
Penyampaian visi, misi, dan program kerja bakal calon: 23 April 2026
Penilaian dan penetapan tiga calon rektor: 23 April 2026
Sosialisasi calon rektor: 23 April – 3 Mei 2026
Penyampaian tiga calon rektor kepada Menteri: 24 April 2026
Wawancara dengan Menteri: 24 April – 3 Mei 2026
Proses pemilihan rektor dijadwalkan berlangsung pada 4–5 Mei 2026.
Ketua panitia berharap seluruh sivitas akademika dapat berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan, serta menjaga suasana kondusif demi kelancaran proses demokrasi akademik tersebut. Ia juga menekankan bahwa rektor terpilih nantinya diharapkan mampu melanjutkan dan meningkatkan capaian yang telah diraih sebelumnya, sekaligus membawa inovasi baru dalam tata kelola, penguatan riset, peningkatan mutu akademik, serta perluasan jejaring kerja sama.
“Harapan kami, rektor yang terpilih nantinya benar-benar mampu menjadi figur pemersatu, visioner, dan adaptif terhadap dinamika perkembangan pendidikan tinggi. Dengan kepemimpinan yang kuat dan kolaboratif, kami optimistis UTU akan semakin unggul dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, bangsa, dan negara,” pungkasnya.






















































Leave a Review