Komitmen Wujudkan Transparansi, Dirut PDAM Tirta Abdya: Kita Butuh Kepercayaan Masyarakat

Katacyber.com | Blangpidie – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Abdya, SM Riza Ariffiandi, menggelar coffee morning bersama insan pers yang ada di Kabupaten Aceh Barat Daya. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rapat PDAM Tirta Abdya dan turut dihadiri oleh jajaran dewan pengawas, Selasa, (04/06/2025).

Dalam kesempatan itu, Direktur PDAM Tirta Abdya menyampaikan komitmennya untuk menjadikan perusahaan daerah tersebut lebih transparan dan terbuka terhadap kritik yang membangun dari berbagai pihak, termasuk insan pers.

“Kita butuh kepercayaan masyarakat. Kita butuh reportase. Beri kami kritik yang membangun. Wartawan adalah mitra strategis kami,” ujar Riza.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 21 titik kebocoran pipa, mulai dari kawasan Lembah Sabil hingga Babahrot, yang sedang dalam proses penanganan. “Sebagian pipa masih dalam pemeliharaan. Kita sudah hubungi pihak kontraktor dan berkomitmen menyelesaikan kebocoran tersebut dalam waktu satu bulan,” tambahnya.

Pihak PDAM, lanjut Riza, juga telah membuka layanan pengaduan 24 jam dan siap mengerahkan tim teknis untuk melakukan perbaikan di lapangan.

Terkait keluhan tarif air bersih yang tinggi, Riza mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengusulkan penurunan tarif dari Rp2.500 per kubik menjadi Rp2.000 per kubik kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya.

“Kami menyadari masih kurangnya sosialisasi kepada masyarakat. Dari 3.860 pelanggan, hanya sekitar 1.600 yang aktif. Sisanya dinonaktifkan karena tunggakan,” jelasnya.

Sebagai solusi, PDAM Tirta Abdya akan membangun jaringan baru serta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat. Selain itu, PDAM juga menyediakan hotline di nomor 0852-8285-7842 sebagai jalur laporan satu pintu.

“Kita akan menjalankan sistem baru bekerja sama dengan pemerintah desa. Masyarakat yang membantu mengumpulkan tagihan air akan mendapatkan fee. Ini bagian dari target kami untuk mewujudkan PDAM Tirta Abdya yang mandiri,” tegasnya.

Riza menegaskan bahwa pihaknya akan menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam semua lini. Ia juga memperingatkan agar tidak ada praktik pungutan liar di lapangan. “Jika ditemukan pungli, saya akan ambil tindakan tegas,” tutupnya.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi