Jika Hari Sabtu Pasar Kalangan Kayuagung Dibuka, Ketua DPD APPSI OKI: Perlu Adanya Kajian & Tim Khusus

Suasana dan kondisi Pasar Kayuagung pada saat hari pasar (kalangan) pada hari Sabtu di tahun 2015. (Sebelum ditutup karena terdampak Covid-19).

Katacyber.com ǀ Ogan Komering Ilir – Masyarakat Kayuagung dan sebagian  pedagang Pasar Kayuagung  menyambut  antusias terhadap rencana  dibukanya aktivitas Pasar Kalangan Kayuagung pada hari Sabtu. Rencana tersebut mendapat sambutan baik dari DPD Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia  (APPSI)  Ogan Komering Iir (OKI). Alasannya, rencana itu akan terwujud karena  pasangan bupati dan wakil bupati OKI terpilih (Periode 2025-2030) juga didukung dan satu visi dengan  DPD APPSI Kabupaten OKI.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPD APPSI OKI pada Kamis, (02/01/2025) terdapat beberapa alasan dan harapan yang disampaikan oleh Pedagang melalui APPSI dan kepada pasangan bupati/wakil bupati OKI terpilih saat blusukan ke pasar.

Para pedagang berharap dengan dibukanya kembali Pasar Kalangan  Pasar Kayuagung  pada hari Sabtu,akan berdampak terhadap peningkatan jumlah pengunjung pasar. Hal tersebut juga akan berdampak terhadap peningkatan penjualan barang di pasar. Selanjutnya, pedagang setempat juga berharap apa yang menjadi program,visi dan misi pasangan bupati/wakil bupati terpilih dapat diwujudkan.

DPD APPSI OKI, sebagai organisasi yang terdepan dalam menjaring aspirasi  bagi pedagang telah menyampaikan semua poin-poin aspirasi pedagang setempat kepada H.Muchendi, Bupati OKI terpilih.

Dalam amatan DPD APPSI OKI, dengan penutupan pasar kalangan Kayuagung pada tahun 2019 yang bertepatan dengan masa Covid 19, bertujuan  agar  adanya  pembatasan kegiatan massa, kebijakan tersebut sempat menuai reaksi dari masyarakat dan pedagang Pasar saat itu.

Aksi protes tersebut dilakukan terutama oleh pedagang  yang biasa berjualan di pasar kalangan hari Sabtu  di pasar Kayuagung. Sebab, kebijakan pemerintah daerah OKI saat itu, Pasar Kalangan Kayuagung  hari Sabtu,resmi di tutup .

Sebelumnya, Pasar Kalangan Sabtu tersebut  biasanya  di gelar di lokasi Pasar  Kayuagung, Pasar tradisional yang berada divlahan milik Pemerintah Daerah OKI dan dikelola oleh Dinas Perdagangan Kabupaten OKI.

Lokasinya berada dekat dengan  pasar tradisional Kayuagung  dan tepat di pusat kota, Kecamatan Kota Kayuagung Kabupaten OKI. Pasar ini   biasanya beroperasi setiap hari dari  pagi hingga Sore. Sebagian besar pedagang  berasal dari pedagang lokal, dan lebih dominan berasal  dari luar kecamatan  Kayuagung.

Dari pantauan media ini, lokasi yang dijadikan sebagai tempat berdagang  berada  di pinggir jalan  dan berada tepatnya di akses keluar masuk kendaraanpublik.

Sehingga pada hari Sabtu  tersebut mengakibatkan tertutupnya akses menuju kios dan toko pedagang yang berada dibelakang, Akibatnya sering kali memicu konflik antara pemilik kios  dan pedagang Pasar Kalangan. Pemasangan terpal plastik yang terpasang di sepanjang jalan justru memperparah  kesembrautan di lokasi pasar .

Selain itu, hasil sampah dari aktifitas Pasar Kalangan  membuat pasar menjadi kotor dan sangat terkesan kumuh dan dampak.

Terkait itu, Ketua DPD APPSI OKI, Yarlis meminta agar pemerintah harus membuat kajian yang tepat dengan mempertimbangkan aspirasi pedagang yang pernah disampaikan kepada pasangan bupati/wakil bupati OKI terpilih agar kebijakan yang berbuah solusi.

“Sebagai organisasi pedagang, APPSI OKI akan siap  berkontribusi dalam memberikan masukan positif yang tentunya ini akan menjadi acuan dan pertimbangan bagi bupati OKI selaku kepala daerah  agar Kebijakan dan harapan masyarakat dan pedagang  dapat terwujut  dan minim permasalahan. Hal Ini sesuai dengan instruksi dari Ketua Umum APPSI Sudaryono. APPSI harus terlibat dan punya peran dalam penataan dan pengelolaan pasar di daerahnya masing-masing” katanya pada Kamis, (02/01/2025).

Lanjutnya Pemerintah  Daerah OKI dapat berkolaborasi dengan organisasi  pedagang dan pemangku kebijakan lainnya agar bisa duduk bersama dalam membahas dan membuat kajian terkait hal tersebut.

“Terutama mengenai penataan dan pengelolaan Pasar Kalangan. Pada hari Sabtu , seluruh pemangku kepentingan harus hadir  bekerja sama agar kebijakan tersebut bisa terlaksana dengan baik.” Lanjut Yarlis

Selanjutnya, Ketua DPD APPSI OKI tersebut juga mempertegaskan walaupun pelaksanaan Pasar Kalangan hanya dilaksanakan setiap hari Sabtu, namun untuk lebih tertib dan teratur, Bupati OKI terpilih dapat membentuk tim  dan struktur organisasi yang bisa melakukan penataan dan pengelolaan pasar selama adanya aktifitas  Pasar Kalangan hari Sabtu.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi