Katacyber.com ǀ Ogan Komering Ilir – Masyarakat Kayuagung dan sebagian pedagang Pasar Kayuagung menyambut antusias terhadap rencana dibukanya aktivitas Pasar Kalangan Kayuagung pada hari Sabtu. Rencana tersebut mendapat sambutan baik dari DPD Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ogan Komering Iir (OKI). Alasannya, rencana itu akan terwujud karena pasangan bupati dan wakil bupati OKI terpilih (Periode 2025-2030) juga didukung dan satu visi dengan DPD APPSI Kabupaten OKI.
Hal ini disampaikan oleh Ketua DPD APPSI OKI pada Kamis, (02/01/2025) terdapat beberapa alasan dan harapan yang disampaikan oleh Pedagang melalui APPSI dan kepada pasangan bupati/wakil bupati OKI terpilih saat blusukan ke pasar.
Para pedagang berharap dengan dibukanya kembali Pasar Kalangan Pasar Kayuagung pada hari Sabtu,akan berdampak terhadap peningkatan jumlah pengunjung pasar. Hal tersebut juga akan berdampak terhadap peningkatan penjualan barang di pasar. Selanjutnya, pedagang setempat juga berharap apa yang menjadi program,visi dan misi pasangan bupati/wakil bupati terpilih dapat diwujudkan.
DPD APPSI OKI, sebagai organisasi yang terdepan dalam menjaring aspirasi bagi pedagang telah menyampaikan semua poin-poin aspirasi pedagang setempat kepada H.Muchendi, Bupati OKI terpilih.
Dalam amatan DPD APPSI OKI, dengan penutupan pasar kalangan Kayuagung pada tahun 2019 yang bertepatan dengan masa Covid 19, bertujuan agar adanya pembatasan kegiatan massa, kebijakan tersebut sempat menuai reaksi dari masyarakat dan pedagang Pasar saat itu.
Aksi protes tersebut dilakukan terutama oleh pedagang yang biasa berjualan di pasar kalangan hari Sabtu di pasar Kayuagung. Sebab, kebijakan pemerintah daerah OKI saat itu, Pasar Kalangan Kayuagung hari Sabtu,resmi di tutup .
Sebelumnya, Pasar Kalangan Sabtu tersebut biasanya di gelar di lokasi Pasar Kayuagung, Pasar tradisional yang berada divlahan milik Pemerintah Daerah OKI dan dikelola oleh Dinas Perdagangan Kabupaten OKI.
Lokasinya berada dekat dengan pasar tradisional Kayuagung dan tepat di pusat kota, Kecamatan Kota Kayuagung Kabupaten OKI. Pasar ini biasanya beroperasi setiap hari dari pagi hingga Sore. Sebagian besar pedagang berasal dari pedagang lokal, dan lebih dominan berasal dari luar kecamatan Kayuagung.
Dari pantauan media ini, lokasi yang dijadikan sebagai tempat berdagang berada di pinggir jalan dan berada tepatnya di akses keluar masuk kendaraanpublik.
Sehingga pada hari Sabtu tersebut mengakibatkan tertutupnya akses menuju kios dan toko pedagang yang berada dibelakang, Akibatnya sering kali memicu konflik antara pemilik kios dan pedagang Pasar Kalangan. Pemasangan terpal plastik yang terpasang di sepanjang jalan justru memperparah kesembrautan di lokasi pasar .
Selain itu, hasil sampah dari aktifitas Pasar Kalangan membuat pasar menjadi kotor dan sangat terkesan kumuh dan dampak.
Terkait itu, Ketua DPD APPSI OKI, Yarlis meminta agar pemerintah harus membuat kajian yang tepat dengan mempertimbangkan aspirasi pedagang yang pernah disampaikan kepada pasangan bupati/wakil bupati OKI terpilih agar kebijakan yang berbuah solusi.
“Sebagai organisasi pedagang, APPSI OKI akan siap berkontribusi dalam memberikan masukan positif yang tentunya ini akan menjadi acuan dan pertimbangan bagi bupati OKI selaku kepala daerah agar Kebijakan dan harapan masyarakat dan pedagang dapat terwujut dan minim permasalahan. Hal Ini sesuai dengan instruksi dari Ketua Umum APPSI Sudaryono. APPSI harus terlibat dan punya peran dalam penataan dan pengelolaan pasar di daerahnya masing-masing” katanya pada Kamis, (02/01/2025).
Lanjutnya Pemerintah Daerah OKI dapat berkolaborasi dengan organisasi pedagang dan pemangku kebijakan lainnya agar bisa duduk bersama dalam membahas dan membuat kajian terkait hal tersebut.
“Terutama mengenai penataan dan pengelolaan Pasar Kalangan. Pada hari Sabtu , seluruh pemangku kepentingan harus hadir bekerja sama agar kebijakan tersebut bisa terlaksana dengan baik.” Lanjut Yarlis
Selanjutnya, Ketua DPD APPSI OKI tersebut juga mempertegaskan walaupun pelaksanaan Pasar Kalangan hanya dilaksanakan setiap hari Sabtu, namun untuk lebih tertib dan teratur, Bupati OKI terpilih dapat membentuk tim dan struktur organisasi yang bisa melakukan penataan dan pengelolaan pasar selama adanya aktifitas Pasar Kalangan hari Sabtu.



























































Leave a Review