DPRK Sabang Dorong Pemko Perluas Program Bibit Cabai, Langkah Nyata Perkuat Ketahanan Pangan Rumah Tangga

Katacyber.com | Sabang – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang, Albina Arahman, menilai langkah Pemerintah Kota (Pemko) Sabang menyalurkan ribuan bibit cabai merah dan cabai rawit kepada kelompok tani merupakan strategi konkret dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis rumah tangga.

Program yang dijalankan melalui Dinas Pertanian dan Pangan ini menjadi bagian dari kegiatan Pengembangan Pangan Bergizi Berbasis Pekarangan (P2B), dan telah menjangkau 13 kelompok tani di Kecamatan Sukajaya, meliputi Gampong Balohan, Cot Ba’u, dan Ie Meulee.

“Program seperti ini sangat relevan untuk kondisi Sabang saat ini. Dengan lahan pertanian yang terbatas, pemanfaatan pekarangan rumah bisa menjadi solusi efektif untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” ujar Albina, Jumat (19/9/2025).

Ia menambahkan, DPRK Sabang akan terus mendorong agar program P2B tidak berhenti pada tahap penyaluran bibit, tetapi berlanjut pada penguatan pendampingan dan evaluasi hasil panen.

“Kita ingin masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tapi juga mampu mengelolanya secara berkelanjutan. Pemerintah perlu memastikan adanya pendampingan teknis dan jaminan keberlanjutan program,” tegasnya.

Albina juga mengapresiasi Dinas Pertanian dan Pangan yang telah melengkapi bantuan bibit dengan pupuk, pestisida, dan alat semprot. Menurutnya, dukungan tersebut akan membantu kelompok tani untuk mengelola tanaman dengan lebih efisien.

“DPRK akan terus mengawal agar kegiatan seperti ini diperluas ke kecamatan lain, karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Sebelumnya, Plt Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, Widia, S.P., M.Si, menyampaikan bahwa total bibit yang disalurkan mencapai 3.510 batang cabai rawit dan 2.340 batang cabai merah, dengan sistem tanam menggunakan polybag di pekarangan rumah.

Selain cabai, pemerintah juga menyalurkan bibit sayuran seperti sawi, kangkung, bayam, dan buncis kepada kelompok penerima manfaat. Pendampingan teknis akan dilakukan secara berkala oleh penyuluh pertanian hingga masa panen.

DPRK Sabang menilai, jika dikelola dengan baik, program ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

“Kemandirian pangan harus dimulai dari rumah tangga. Dengan begitu, Sabang tidak hanya dikenal sebagai kota wisata, tetapi juga sebagai kota yang tangguh secara ekonomi dan pangan,” tutup Albina.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi