Pemuda Santri Aceh Barat Gelar Zikir dan Do’a Pada Peringatan 20 Tahun Tsunami Aceh 

Katacyber.com | Meulaboh – Dalam rangka mengenang 20 tahun tragedi gempa dan Tsunami Aceh, persatuan pemuda santri se – Aceh Barat menggelar kegiatan dzikir dan doa bersama yang dilaksanakan di bundaran taman hijrah Meulaboh Desa Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, pada Rabu malam (18/12/2024).

Kegiatan yang dihadiri oleh ribuan masyarakat Aceh Barat tersebut, turut hadir Sekda Aceh Barat, perwakilan Korem 012/TU, perwakilan kodim 0105 Aceh Barat, perwakilan Polres Aceh Barat, ulama kharismatik Aceh, Abuya Amran Waly Al-Khalidy selaku penceramah serta rombongan dan para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Persatuan Pemuda Santri Aceh Barat, Zulkifli Andi Govi l, SE.,ME atau kerap disapa Dek Zol mengapresiasi antusiasme masyarakat yang begitu tinggi untuk mengikuti acara, ini sebagai bentuk penghormatan kepada para korban tsunami.

Ia mengajak semua yang hadir untuk turut bersyukur atas kesempatan yang telah diberikan Allah dalam menghadiri serta mengikuti rangkaian kegiatan zikir dan do’a bersama pada peringatan 20 tahun gempa dan Tsunami Aceh.

“Kita bersyukur atas rahmat dan nikmat dari Allah subhanahu wa ta’ala sehingga pada kesempatan ini kita bisa berhadir untuk mendengarkan ceramah, zikir dan do’a bersama ulama tercinta kita Al Mukarromah Abuya Syekh Amran Waly Al-Khalidy,” sebut Dek Zol.

Dek Zol juga mengingatkan pentingnya merenungi hikmah dibalik musibah tersebut, ia mengajak generasi Muda Aceh Barat untuk bersatu dan terus berjuang baik di bidang pendidikan, agama maupun sosial.

“Organisasi pemuda santri yang berdiri sejak tahun 2023, dengan tujuan bisa bermanfaat bagi masyarakat umum terutama generasi muda. Jika kita tidak bisa membahagiakan orang lain setidaknya kita tidak menjadi beban bagi mereka, kami percaya bahwa dengan kasih sayang dan kebersamaan kita dapat menciptakan generasi yang lebih baik,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengungkapkan rasa duka yang mendalam kepada korban dan keluarga korban atas peristiwa gempa bumi dan tsunami yang melanda Aceh pada tahun 2004.

“Terus terang peristiwa tsunami itu memberikan kesedihan yang mendalam kepada seluruh masyarakat Aceh, sehingga sampai sekarang masih terkesan atas tragedi gempa bumi dan tsunami,” ucapnya dengan penuh duka.

Lanjutnya, Dek Zol juga menghimbau kepada segenap generasi Muda Aceh Barat untuk merenungkan kembali tragedi gempa bumi dan tsunami Aceh, di mana kegiatan itu sebagai momentum ataupun refleksi pada tragedi bencana gempa bumi dan tsunami.

“Ini merupakan pelajaran dan hikmah atas tragedi tsunami, mari kita untuk memperkuat keimanan, ketakwaan dan persatuan kita dalam menghadapi tantangan kehidupan yang akan datang,” tuturnya.

Iya berharap momentum ini tidak hanya menjadi ajang mengenang saja tetapi juga menjadi titik awal kebangkitan spiritual masyarakat Aceh Barat.

“Mari kita jadikan peristiwa tsunami sebagai pelajaran yang berharga untuk kehidupan yang lebih baik dengan meningkatkan keimanan dan persatuan antar sesama,”pungkasnya. (Gus Mariadi)

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi