Katacyber.com | Fakfak – Tim 10 Ekspedisi Patriot menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik kompos dan dedak aromatik bersama Forum Pengelola Peternakan Kawasan (FPPK) Mbima Jaya, Kamis (05/11/2026). Kegiatan ini secara khusus ditujukan kepada para kader FPPK sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan pengetahuan dalam mengolah potensi limbah peternakan menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Pelatihan tersebut memperkenalkan pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk organik kompos dengan menggunakan metode Hot Berkeley. Metode ini merupakan teknik pengomposan cepat yang mengandalkan pengelolaan suhu, kelembapan, serta pembalikan bahan organik secara berkala. Melalui pelatihan ini, para kader FPPK diharapkan mampu memahami proses pengolahan limbah ternak secara mandiri sehingga kotoran sapi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat diolah menjadi produk bernilai jual.
Selain pembuatan kompos, peserta juga mendapatkan pelatihan pembuatan dedak aromatik sebagai salah satu upaya pengembangan pengetahuan dan keterampilan di bidang peternakan. Materi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi kader FPPK untuk mengembangkan inovasi pengolahan bahan lokal yang dapat mendukung kebutuhan usaha peternakan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Ketua FPPK Mbima Jaya, Triyono Handaki, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut memberikan pengetahuan baru bagi para kader dalam mengelola potensi yang tersedia di lingkungan peternakan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kader FPPK karena memberikan pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik yang memiliki nilai ekonomi. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara mandiri dan dikembangkan menjadi peluang usaha bagi masyarakat,” ujarnya.






















































Leave a Review