Penulis: Brimob Ritonga, SH.,M.H. (Alumni FH UISU)
Tahun 2025 menjadi babak baru dalam sejarah Fakultas Hukum Universitas Islam Sumatera Utara (FH UISU). Berbagai prestasi besar muncul satu demi satu, seolah menjadi rangkaian bukti bahwa fakultas ini tengah bertransformasi menjadi lembaga pendidikan hukum yang semakin berkualitas dan diperhitungkan. Namun jauh di balik semua itu, ada satu sosok yang memainkan peran utama sebagai arsitek perubahan: Dr. H. Danial Syah, SH., MH., seorang pemimpin visioner yang bekerja dengan ketenangan, ketegasan, dan visi yang terarah.
Sejak diangkat menjadi Dekan FH UISU (2023), Danial Syah langsung mampu membaca apa yang menjadi kebutuhan utama fakultas: pembenahan menyeluruh. Ia memandang fakultas seperti sebuah bangunan besar yang harus diperkuat fondasinya. Ia tidak sekadar memperbaiki hal-hal yang tampak di permukaan, tetapi menata ulang struktur tata kelola, memperkuat budaya akademik, meningkatkan kualitas dosen, dan menanamkan karakter disiplin sebagai ciri utama mahasiswa hukum. Bagi Danial Syah, kualitas akademik tidak hanya diukur dari gelar dan kurikulum, tetapi dari mentalitas orang-orang yang menghidupi fakultas itu setiap hari.
Perubahan itu tidak berlangsung cepat, tetapi berjalan dalam ritme yang konsisten. Dan seperti proses pembangunan yang kokoh, hasilnya pun muncul di 2 tahun kemudian. Pada 27 Mei 2025, Program Studi S1 Ilmu Hukum UISU meraih Akreditasi Unggul, disusul oleh Program Studi S2 Magister Hukum yang meraih status serupa pada Oktober 2025. Keberhasilan ini bukan hanya prestasi administratif, melainkan simbol bahwa fakultas telah berada pada jalur akademik yang benar, terukur, dan kompetitif secara nasional. Banyak pihak menyebut kedua capaian itu sebagai “buah dari ketekunan Danial Syah”—sebuah apresiasi atas kepemimpinan yang tidak banyak bicara, tetapi bekerja dengan presisi.
Namun prestasi fakultas tidak hanya tercermin pada angka akreditasi. Ketika mahasiswa Fakultas Hukum UISU meraih Juara Championship 2025 di Sidamanik, Simalungun, banyak yang melihat bahwa pembinaan karakter dan kualitas yang dilakukan Danial Syah juga berdampak langsung pada mental kompetitif mahasiswa. Ia dikenal dekat dengan mahasiswa, humble, dan selalu hadir memberi motivasi. Kehadiran seorang pemimpin yang mau mendengar dan turun langsung inilah yang membentuk rasa percaya diri mahasiswa untuk berkompetisi di berbagai ajang.
Di luar lingkup kampus, Danial Syah adalah figur yang tidak berhenti berkontribusi. Kiprahnya sebagai Sekretaris Jenderal DPP IKA-UISU memperlihatkan bahwa ia bukan hanya memikirkan internal fakultas, tetapi juga masa depan alumni dan jejaring kampus. Ia mendorong kolaborasi, memperkuat hubungan antarprofesional hukum, dan memastikan alumni UISU mendapat ruang untuk berkembang dan berperan di masyarakat. Dedikasi ini menegaskan bahwa komitmennya terhadap UISU bukan sekadar tugas jabatan, melainkan pengabdian yang lahir dari kecintaan terhadap lembaga pendidikan yang membesarkannya.
Di tengah segala bentuk dukungan dan pujian, sikap Danial Syah tetap sederhana (humble). Sosoknya dikenal supel, mudah bergaul, dan memiliki pendekatan personal yang membuat banyak orang merasa dihargai. Ia mampu menempatkan diri sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai sahabat, pembimbing, dan mitra diskusi. Karakter inilah yang membuatnya dicintai oleh mahasiswa, dihormati oleh dosen, dan diandalkan oleh lingkungan akademik secara luas. Kepribadiannya yang membumi menjadikan setiap langkah kepemimpinannya terasa lebih manusiawi, tetapi tetap tegas dan berwibawa.
Segala macam bentuk prestasi FH UISU di tahun 2025 akhirnya menjadi sebuah penanda bahwa kebangkitan FH UISU bukan lagi sekadar harapan, bagi yang pihak yang meragukan kepemimpinannya ia bayar dengan kenyataan prestasi yang gemilang. Danial Syah telah memberikan pondasi kuat bagi perjalanan panjang fakultas ini ke depan. Dengan integritas, visi yang jernih, dan kerja yang konsisten, ia membuka jalan menuju masa depan UISU yang lebih gemilang. Banyak pihak percaya, selama fakultas dipimpin dengan hati, keberanian, dan dedikasi seperti yang ditunjukkan Danial Syah, maka Fakultas Hukum UISU akan terus berkembang menjadi pusat pendidikan hukum yang melahirkan lulusan berkelas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.
Baru-baru ini, tepat pada 27 November 2025, dari dedikasi, pengabdian, kepemimpinan, dan prestasi fakultas yang dirauh, ia mendapat penghargaan JMSI Awards 2025 dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) sebagai tokoh lembaga atau pendidikan.























































Leave a Review