UKCC Ujong Kareung, Eksotisme Karang Sabang yang Memikat dari Pandangan Pertama

AROMA LAUT, karang eksotis, dan kejernihan air yang luar biasa tiga hal yang membuat Ujong Kareung Coastal Center (UKCC) kini menjadi salah satu destinasi paling memikat di Sabang.

Keindahan Ujong Kareung terasa sejak langkah pertama menapaki kawasan ini. Tidak ada deretan pasir putih sebagaimana pantai pada umumnya. Sebagai gantinya, hamparan karang alami terbentang luas, membentuk pola-pola unik yang tampak seperti mozaik raksasa. Karang-karang itu seolah dipahat oleh alam selama ratusan tahun, menghadirkan lansekap yang berbeda, memesona, dan sulit ditemui di pantai manapun.

Air lautnya menjadi daya pikat utama. Warnanya jernih, hingga ikan-ikan terlihat begitu jelas melintas di bawah permukaan. Pantulan cahaya matahari membuat air laut tampak berkilau seperti kristal, menciptakan sensasi visual yang menenangkan namun menawan. Tidak mengherankan jika destinasi ini mulai dikenal sebagai salah satu tempat paling eksotis di Sabang.

Terletak sekitar 7 kilometer dari pusat Kota Sabang, perjalanan menuju UKCC hanya memakan waktu sekitar 20 menit menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun perjalanan ini jauh dari kata membosankan. Angin laut yang lembut sesekali menyapa wajah, sementara pohon-pohon hijau di sepanjang jalan menciptakan suasana teduh yang menenangkan. Di beberapa titik, panorama laut sudah terlihat dari kejauhan, seakan memberi bocoran tentang keindahan yang menanti.

Setibanya di kawasan UKCC, kesan pertama yang muncul adalah keteraturan dan kesederhanaan yang terjaga. Meski belum menjadi kawasan wisata besar dengan fasilitas mewah, UKCC menawarkan kenyamanan yang cukup, ditata dengan sentuhan yang tidak berlebihan sehingga keaslian alamnya tetap dominan.

Begitu turun dari kendaraan, pengunjung langsung disambut panorama laut biru yang menawan. Ombak kecil bergerak lembut, menciptakan irama tenang yang menjadi latar suara alami destinasi ini.

Keunikan UKCC terletak pada hamparan karangnya yang memanjang seakan mengikuti garis pantai. Tidak banyak pantai di Indonesia yang memiliki karakter seperti ini. Karang-karang tersebut tampak kokoh, menghadirkan tekstur khas yang memanjakan mata.

Air yang jernih bukan hanya memanjakan mata, tetapi juga mengundang wisatawan untuk berenang atau sekadar merendam kaki sambil melihat ikan kecil yang berenang bebas.

Salah satu spot favorit adalah papan loncat sederhana yang disediakan pengelola. Meski tidak besar, papan ini menjadi arena adrenalin ringan yang disukai banyak wisatawan maupun masyarakat lokal. Anak-anak hingga orang dewasa bergantian melompat, tawa dan teriakan mereka berpadu dengan suara ombak, menciptakan suasana ceria yang mengisi sudut pantai.

Dea, pengunjung lokal berusia 20 tahun, mengaku sudah beberapa kali datang dan tetap terpikat oleh keindahan UKCC.

“Karangnya cantik dan airnya sangat jernih. Setiap datang ke sini rasanya selalu segar. Tempatnya tenang, cocok untuk melepas penat,” ucapnya.

Pengunjung lain, Iyal dari Banda Aceh, menyebut UKCC sebagai destinasi yang terlihat jauh lebih indah daripada yang ia lihat di media sosial.

“Saya lihat ramai di Instagram, tapi ternyata aslinya lebih bagus. Alamnya natural, suasananya bikin betah,” ujarnya.

Sementara itu, Rizka Ananda sempat merasa cemas saat melewati tebing karang menuju area pantai. Namun rasa takut itu hilang ketika melihat beningnya air dan keindahan di bawahnya.

“Begitu turun, langsung terpesona. Airnya bersih dan banyak ikan kecil. Tenang sekali tempatnya,” tuturnya.

Perubahan nama menjadi Ujong Kareung Coastal Center bukan sekadar pergantian identitas. Beberapa tahun terakhir, kawasan ini ditata perlahan namun pasti. Area parkir diperluas, petunjuk akses diperbaiki, dan sejumlah kafe serta penginapan dibangun di sekitar tebing karang.

Tiur, salah satu staf bungalow, mengungkapkan bahwa pembangunan kawasan ini sebenarnya sudah dimulai sejak 2008, namun perkembangan signifikan baru terjadi beberapa tahun terakhir.

“Tangganya kami buat supaya tamu aman turun ke area berenang. Sekarang pengunjung banyak, terutama dari Medan, Malaysia, dan turis luar negeri. Ramainya biasanya dari hari Kamis sampai Minggu,” jelasnya.

Pada akhir pekan atau hari libur panjang, kawasan ini dikunjungi antara 50 hingga 150 wisatawan. Angka ini cukup besar untuk destinasi yang baru berkembang, dan menunjukkan betapa meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata alam Sabang yang menawarkan ketenangan dan keaslian.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia, menilai UKCC sebagai salah satu destinasi yang memiliki kekuatan alam berbeda dibanding kawasan wisata lainnya di Sabang.

“UKCC memiliki karakter karang yang unik, airnya sangat jernih, dan suasananya masih sangat alami. Ini aset besar yang perlu dijaga,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan yang mengedepankan aspek keberlanjutan, agar kawasan ini tetap indah dan lestari bagi generasi mendatang.
“Pengembangan harus tetap memperhatikan ekosistem. Kami ingin wisata berkembang, tetapi keaslian alamnya tetap menjadi inti,” tambahnya.

Selain menikmati suasana, UKCC menjadi salah satu lokasi favorit untuk berfoto. Dari berbagai sudut tebing karang, pengunjung dapat menemukan komposisi foto yang dramatis. Latar laut biru pekat berpadu dengan tekstur karang, menciptakan gambar yang estetis dan sangat menarik jika diambil dari sudut yang tepat. Tidak sedikit pengunjung yang membawa drone untuk menangkap panorama dari udara.

Untuk snorkeling, kawasan ini sangat ramah pemula. Airnya tenang, ombak kecil, dan jarak pandang luas. Ikan-ikan karang berwarna-warni sering terlihat berkelompok di area yang tidak terlalu dalam, sehingga wisatawan tidak perlu menyelam jauh untuk menikmati keindahan bawah laut.

Menjelang sore hari, UKCC berubah suasana. Cahaya matahari yang hangat berubah keemasan, jatuh perlahan di permukaan air. Banyak wisatawan duduk di tepi tebing, menikmati panorama sunset yang lembut dan menenangkan. Momen ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang memilih kembali ke UKCC.

Menariknya, seluruh pengalaman ini dapat dinikmati tanpa biaya masuk, membuat UKCC menjadi destinasi yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan.

Keunikan karangnya, kejernihan airnya, serta ketenangan suasananya menjadikan UKCC Ujong Kareung bukan hanya indah dipandang, tetapi juga nyaman dinikmati. Setiap kunjungan selalu menyimpan cerita baru, dan setiap sudutnya memancarkan keindahan yang membuat pengunjung ingin kembali.

Sebelum pulang, sempatkan berfoto di tepi karang dengan latar laut biru yang memukau sebuah penanda bahwa Anda pernah menyaksikan salah satu sisi terbaik Sabang. Dan ketika langkah meninggalkan kawasan ini, biasanya ada satu hal yang tertinggal yaitu keinginan untuk kembali suatu hari nanti. [ADVERTORIAL]

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi