Katacyber.com | Aceh Tengah –
Solidaritas kemanusiaan terus mengalir bagi warga terdampak bencana di wilayah Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Di tengah kondisi darurat, perhatian khusus diberikan kepada ibu hamil yang mendekati Taksiran Persalinan Lahir (TPL) hingga proses melahirkan, yang membutuhkan penanganan dan perlindungan ekstra. Hingga Minggu, (28/12/2025), donasi darurat yang dihimpun masyarakat telah mencapai Rp16.492.130.
Penggalangan donasi ini diinisiasi oleh Arfiansyah dan disebarluaskan melalui media sosial sebagai respons atas kondisi ibu hamil terdampak bencana yang harus dievakuasi dari wilayah rawan. Dana yang terkumpul diperuntukkan bagi kebutuhan mendesak, mulai dari tempat singgah sementara, kebutuhan medis dasar, hingga logistik pendukung menjelang dan setelah persalinan.
Dalam keterangannya, Arfiansyah menyampaikan bahwa bantuan masyarakat menjadi harapan hidup bagi para ibu dan bayi di tengah keterbatasan akibat bencana. Situasi darurat membuat akses layanan kesehatan tidak selalu mudah dijangkau, sementara proses persalinan tidak dapat ditunda.
“Bantuan ini adalah harapan kehidupan bagi ibu dan bayinya. Di tengah bencana, solidaritas masyarakat sangat berarti,” tulis Arfiansyah dalam pengumumannya.
Adapun lokasi rumah singgah pertama bagi ibu hamil tersebut berada di Berlian Homestay, samping Masjid Al Abrar, Kebayakan, Takengon, Aceh Tengah. Rumah singgah ini disiapkan sebagai tempat aman dan sementara bagi ibu hamil yang menunggu proses persalinan, sekaligus memudahkan pemantauan kondisi kesehatan.
Inisiatif ini menunjukkan peran penting masyarakat sipil dalam merespons bencana, terutama dalam melindungi kelompok rentan seperti perempuan hamil dan bayi. Di tengah keterbatasan bantuan formal, gerakan solidaritas warga menjadi penopang utama agar hak-hak dasar korban bencana tetap terpenuhi.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini dapat menyalurkan donasi melalui rekening Arfiansyah Nomor 7128723522 (BSI) dengan mencantumkan keterangan transfer sesuai imbauan. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak Arfiansyah di 0811 6897 531. Sementara itu, koordinasi lapangan rumah singgah dapat dilakukan melalui Rahmayana Fitri.
Bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga menghadirkan ancaman serius bagi kelompok rentan. Di tengah kondisi tersebut, kepedulian dan gotong royong masyarakat menjadi cahaya harapan, agar setiap ibu dapat melahirkan dengan aman dan setiap bayi mendapatkan haknya untuk hidup dan tumbuh dengan layak.























































Leave a Review