DPRK Sabang Tawarkan Pelabuhan CT BPKS untuk Pangkalan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Katacyber.com | Sabang – DPRK Sabang menawarkan Pelabuhan CT milik BPKS sebagai opsi pangkalan sandar rutin bagi kapal induk Giuseppe Garibaldi yang direncanakan akan dioperasikan TNI Angkatan Laut. Langkah ini dinilai sebagai peluang strategis untuk memperkuat peran Sabang dalam sistem pertahanan maritim nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Wakil Ketua DPRK Sabang, Albina Arrahman, mengatakan Sabang memiliki keunggulan geografis dan teknis yang mendukung operasional kapal berukuran besar.

“Teluk Sabang memiliki kedalaman laut yang memadai untuk kapal besar. Selain itu, posisi Sabang yang berada di pintu gerbang barat Indonesia dan jalur strategis Selat Malaka menjadi nilai tambah yang penting,” ujar Albina, Kamis (26/2/2026).

Menurutnya, pengoperasian kapal induk tidak hanya berkaitan dengan kekuatan militer, tetapi juga membutuhkan dukungan infrastruktur pelabuhan, logistik, serta kesiapan sumber daya manusia.

“Kapal dengan kapasitas ratusan personel tentu membutuhkan dukungan logistik yang besar setiap kali bersandar. Ini menjadi peluang bagi daerah untuk ikut terlibat dalam rantai pasok tersebut,” katanya.

DPRK Sabang menilai kehadiran kapal induk berpotensi memberikan dampak ekonomi yang signifikan, mulai dari sektor logistik, perhotelan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Perputaran ekonomi akan terjadi dari kebutuhan bahan bakar, logistik, hingga akomodasi. Ini peluang yang perlu disiapkan sejak sekarang,” tambahnya.

Albina juga menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur secara menyeluruh, termasuk peningkatan fasilitas pelabuhan, konektivitas distribusi, serta penataan kawasan yang terintegrasi.

Menurutnya, kesiapan tersebut perlu dilihat tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dalam kerangka perencanaan tata ruang dan pengembangan kawasan secara berkelanjutan.

DPRK Sabang mendorong pemerintah daerah bersama pemerintah pusat untuk mengkaji potensi ini secara serius, sehingga Sabang dapat mengambil peran strategis dalam mendukung operasional pertahanan maritim nasional.

“Kita harus siap secara infrastruktur dan tata kelola. Ini bukan hanya soal pertahanan, tetapi juga peluang bagi penguatan ekonomi dan posisi strategis Sabang ke depan,” tutup Albina.

Rencana pengoperasian kapal induk tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan armada laut Indonesia menuju kemampuan operasi lintas samudra, yang juga diikuti dengan kebutuhan pengembangan pangkalan dan dukungan logistik di berbagai wilayah strategis.

KataCyber adalah media siber yang menyediakan informasi terpercaya, aktual, dan akurat. Dikelola dengan baik demi tercapainya nilai-nilai jurnalistik murni. Ikuti Sosial Media Kami untuk berinteraksi