Katacyber.com | Aceh Barat Daya – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin berharap ajang Agam-Inong Duta Wisata tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan gagasan dan inovasi baru dalam mempromosikan potensi pariwisata serta kebudayaan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Malam Penobatan Agam-Inong Duta Wisata Abdya Tahun 2026 yang digelar di Aula Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Abdya, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Abdya melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) tersebut merupakan puncak rangkaian seleksi Agam-Inong Duta Wisata Abdya Tahun 2026.
Malam penobatan berlangsung meriah dan turut dihadiri Wakil Bupati Abdya Zaman Akli, Dandim 0110/Abdya Letkol Rana Mega Al Amin, Kajari Abdya Kardono, Wakapolres Abdya Kompol Surya Purba, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Bupati Safaruddin mengatakan, pemerintah daerah menyambut baik pelaksanaan pemilihan Agam-Inong Duta Wisata karena menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk berperan sebagai pionir pembangunan, khususnya dalam mempromosikan potensi wisata dan kebudayaan Abdya.
“Saya berharap ajang ini bukan sekadar seremonial saja. Mudah-mudahan melalui Agam-Inong Duta Wisata bisa menghadirkan sesuatu yang baru dan menakjubkan bagi kabupaten kita,” kata Safaruddin.
Ia menyebutkan, di usia 24 tahun Kabupaten Abdya berdiri, daerah yang dikenal dengan julukan Bumoe Breuh Sigupai tersebut seharusnya terus berkembang dan semakin maju.
“Oleh karena itu, kita berharap dengan potensi kekayaan wisata dan kebudayaan yang kita miliki mampu menjadi modal dan kekuatan bagi kita untuk menuju kebaikan dan kemajuan Abdya,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disporaparekraf Abdya, Safrizal, mengatakan pemilihan Agam-Inong Duta Wisata merupakan kegiatan berjenjang yang dilaksanakan mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga tingkat nasional.
“Rangkaian kegiatan telah kami mulai dari membuka pendaftaran pada bulan Juli hingga Agustus secara online sampai terpilih sebanyak 13 finalis,” kata Safrizal.
Menurutnya, para finalis kemudian mengikuti sejumlah tahapan penilaian, di antaranya tes tertulis, presentasi potensi wisata, wawancara, serta malam penampilan bakat.
“Sebelum malam puncak penobatan, malam Minggu kemarin kita juga sudah melaksanakan malam penampilan bakat sebagai bagian dari rangkaian proses penilaian atau penjurian,” ucapnya.
Safrizal menjelaskan, malam puncak penobatan tersebut melahirkan dua finalis yang dinobatkan sebagai Agam-Inong Duta Wisata Abdya Tahun 2026.
Mereka adalah M. Fadhil dan Salwa Salsabila. M. Fadhil diketahui merupakan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Abdya, sedangkan Salwa Salsabila merupakan mahasiswi UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Sementara itu, posisi Wakil I diraih Bismi Al-Farisi dan Mardya Hasratul Maghfirah. Sedangkan Wakil II ditempati M. Maskur dan Dara Asriyani.
Untuk kategori Agam-Inong Berbakat diberikan kepada Ikram dan Ade Mawarni. Adapun kategori Agam-Inong Terfavorit diraih M. Maskur dan Salwa Salsabila.
Selain itu, Safrizal menyebutkan sebanyak 36 UMKM lokal turut mendukung pelaksanaan pemilihan Agam-Inong Duta Wisata Abdya Tahun 2026. Pemerintah daerah memberikan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada para sponsor.
“Semoga kerja sama ini dapat berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” kata Safrizal.
























































Leave a Review