Katacyber.com | Meulaboh — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat kembali melanjutkan pengaspalan jalan Marek-Pasie Jambu yang berada di kecamatan Kawat XVI, Kabupaten setempat.
Proyek ini dikerjakan guna melakukan pengaspalan dimana sebelumnya telah dikerjakan peningkatan dan perbaikan jalan berlubang di jalan lintas kecamatan tersebut.
Menurut Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Dr. Ir. Kurdi, S.T., M.T., IPM, ASEAN.Eng, melalui Kabid Jalan dan Jembatan Beni Hardi kepada media ini, Senin (21/7/2025) mengatakan bahwa mulainya pengaspalan ini dikerjakan dimana sebelumnya jalan telah selesai dilakukan penimbunan.
“Kegiatan ini merupakan langkah umum dalam proyek perbaikan dan peningkatan jalan, dimana penimbunan dilakukan untuk mempersiapkan badan jalan menjadi lebih stabil. Sehingga pengaspalan bisa dilakukan untuk memperkokoh badan jalan,” ujar Beni.

Dalam keterangan tertulisnya, Beni menjelaskan bahwa untuk pengaspalan ruas jalan Marek-Pasi Jambu sepanjang 350 meter dikerjakan oleh CV Rahmad dengan jumlah anggaran sebesar Rp.932.378.000,- yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2025. Proyek ini dikerjakan sejak tanggal 16 Juni hingga 12 Desember 2025 mendatang.
Dengan demikian, kata Beni, jalan dikerjakan secara bertahap ini dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat Aceh Barat, khususnya di wilayah kecamatan Kawat XVI. Sehingga, aktivitas dan perekonomian warga dapat berjalan lancar.
“Pengaspalan jalan Marek-Pasie Jambu merupakan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pemeretaan pembangunan infrastruktur, sehingga akses dalam meningkatkan ekonomi dan mobilitas masyarakat terus berlanjut,” katanya.
Ia menambahkan, Proses pengerjaan pengaspalan ini juga dilakukan dengan cara profesional. Material pilihan yang berkualitas tinggi menjadi faktor utama ketahanan badan jalan, sehingga hasilnya stabil dan rata.
Menurut Beni, bahwa jalan hampir di seluruh kecamatan terkhusus daerah pedalaman itu memang perlu dilakukan perbaikan jalan. Melihat kondisi jalan yang rusak dan belum diaspal, hal ini sangat menyulitkan warga saat beraktivitas, terutama dalam mendistribusikan hasil pertanian dan perkebunan.
“Oleh karena itu, proyek ini sangat penting dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama kepada petani yang tinggal di daerah pedalaman desa,” ucapnya.
Akhirnya penyampaian, Beni menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh khusus di daerah Gampong Marek-Pasie Jambu, dikarenakan saat ini sedang ada pekerjaan. Ia juga turut mengutamakan warga agar berhati-hati saat melintas daerah tersebut.
“Atas nama pemerintah daerah, dalam hal ini PUPR Aceh Barat menyampaikan permintaan maaf atas terganggunya aktivitas warga dalam beberapa waktu. Diharapkan bagi warga yang melewati jalan yang saat ini dalam pengaspalan jalan untuk berhati-hati,” imbuhnya.
Masyarakat setempat menyambut baik atas dimulainya pengaspalan di daerah setempat. Salah satu petani pemuda Kaway XVI, Fadil manyampaikan rasa syukurnya atas upaya pemerintah daerah dalam memperhatikan kebutuhan masyarakat pedesaan.
“Kamis sudah lama menantikan pengaspalan jalan ini. Saat musim hujan, jalan selalu menjadi licin, saat kemarau jalan selalu berdebu, sehingga dengan di aspalnya jalan di gampong kami, sangat membantu warga khususnya petani seperti saya,” terang Fadil.
Ia mengatakan, bahwa jalan yang di bangun saat ini sangat membantu petani, dikarenakan akses yang kita lalui menjadi singkat. Terutama keselamatan dan kenyamanan berkendara pun sudah bisa dinikmati, sehingga kendaraan kita tidak mudah bocor.
“Terimakasih kepada bapak Bupati Tarmizi dan pak Kurdi atas perhatiannya kepada gampong kami, semoga dengan dibangunnya jalan di desa kami memberikan amal ibadah kepada bapak Bupati dan Kepala Dinas. Kami sangat mendukung atas kinerja yang bapak lakukan dimana selalu berpihak kepada masyarakat awam,” pungkasnya. (Red)























































Leave a Review